Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sekda Jabar Jatuh Sakit, Mohonkan Doa Kesembuhannya

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11455.jpg

    BANDUNG–Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Wawan Ridwan jatuh sakit dan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung sejak Selasa (10/03) hingga berita ini diturunkan, Kamis (12/03).

    Kepala Biro Humas, Protokol dan Umum Setda Jawa Barat R. Ruddy Gandakusumah memohon doa seluruh masyarakat Jawa Barat untuk kesehatan Sekda Wawan Ridwan. “Mohon doa dari masyarakat Jawa Barat, mudah-mudahan Pa Sekda segera sembuh, pulih, dan dapat menjalankan tugas seperti  sedia kala,” pintanya di Gedung Sate.

    Ruddy menjelaskan sejauh ini tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami hambatan. “Insya Allah pelayanan pada masyarakat tidak akan terganggu. Dalam sistem pemerintahan yang berjalan, koordinasi organisasi perangkat daerah (OPD) dilakukan oleh asisten yang berada di bawah sekda dan bertanggung jawab pada gubernur,” terangnya.

    Ruddy menambahkan, sesuai aturan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), penujukkan pelaksana harian (Plh) hingga sekarang belum dirasakan perlu. Karena pada Surat Kepala BKN No. K.26-3/V.5-10/99 18 Januari 2002 perihal Penunjukan Pejabat Pelaksana Harian, penunjukan Plh dilakukan jika pejabat definitif tidak dapat melaksanakan tugasnya sekurang-kurangnya tujuh hari kerja antara lain karena sedang melakukan kunjungan ke daerah atau ke luar negeri, mengikuti pendidikan dan pelatihan/ kursus, menunaikan ibadah haji, dirawat di rumah sakit, cuti atau alasan lain yang serupa dengan itu.

    “Penunjukkan sebagai pelaksana harian berikutnya dibuat dengan surat perintah dengan ketentuan dalam surat perintah disebutkan tugas-tugas yang dapat dilakukan selama pejabat definitif tersebut berhalangan,” pungkas Ruddy.

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus