Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Jabar Pantau Pasar

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10654.jpg

    BANDUNG. Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan, Kamis (22/1) memantau Pasar.

    Peninjauan Pasar, dilaksanakan ke Pasar Tradisional yaitu Pasar Kosambi, Jalan A. Yani Kota Bandung. Dalam pemantauan tersebut, dari informasi yang  dihimpun jabarprov.go.id, di Pasar Kosambi, Kosambi  : Cabai keriting mengalami penurunan dari Rp.25.000,- per Kg dari  harga Rp 80.000-, per Kg, Cabai Rawit Rp.60.000,- per Kg dari harga semula Rp.120.000,per Kg-, Wortel dari Rp. 9.000,- per Kg naik menjadi Rp. 14.000,- per Kg Daging Ayam dari Rp 32.000,- per Kg  turun menjadi Rp. 30.000- per Kg , telur Rp.18.000  menjadi Rp. 23.000,-

    Gubernur, dalam keterangannya kepada wartawan usai peninjauan mengatakan soal pergerakan harga,  jika baru isu saja, naik BBM akan naik  harga barang ikut naik, ketika isu itu menjadi kenyataaan harga barang kembali naik.
     
    Sebaliknya jika harga BBM turun seperti sekarang ini, sejumlah komoditas ada yang belum turun. Untuk barang yang terpantau turun ada di komoditas Cabai. Harapannya penurunan ini jangan ke harga yang terlalu rendah agar petani tidak rugi

    Hasil pemantauan, harga Beras masih tinggi. Tingginya Harga Beras  bisa ditekan melalui Operasi (OP). Untuk terselenggaranya OP, Pemprov. Jabar akan berkoordinasi  dengan Bulog. 

    OP akan dilaksanakan di beberapa pasar. Adapun penyebab harga Beras tinggi dikarenakan musim panen belum berlangsung. Harga Sayur pada umumnya turun kecuali Bawang Merah karena disebabakanfaktor musim penghujan. Harapan semua komoditas stabil. Untuk yang dibuat produsen besar, khususnya seiring turunnya BBM diminta juga dapat turun juga.

    Gubernur, dalam bagian lain keterangannya mengatakan untuk Harga Daging Sapi, berdasarkan hasil peninjauan terpantau stabil, karena  ketika naik BBM, harganya tidak naik.

    Sementara itu, Kadis Perindah Jabar, Ferry Sofwan Arif dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan ,dengan  adanya harga komoditas yang mulai turun diharapkan dengam biaya transportasi yang sudah turun dapat berdampak menurunnya harga komoditas lainnya . (SN)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus