Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

artikel

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kasus COVID-19 Meningkat, Gubernur Jawa Barat Usahakan Penambahan Kamar dan Nakes

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/artikel/gambar_art445.jpg

    Bandung--- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan lonjakan kasus COVID-19 di Jawa Barat mengharuskan sebagian pasien yang terpapar dilarikan ke rumah sakit. Akan tetapi, membludaknya kasus COVID-19 membuat rumah sakit membutuhkan kamar tambahan untuk pasien, karena kamar yang disediakan sebelumnya sangat terbatas.

    Menurut Ridwan Kamil, melonjaknya kasus COVID-19 di Indonesia disebabkan karena pascalibur lebaran 2021, sehingga bed occupancy ratio (BOR) di Jawa Barat terus meningkat. 
    “BOR rumah sakit di Jawa Barat juga naik dari terendah saat menjelang Idul Fitri sekitar 30 persen menjadi 68 persen hari ini,” tulis Ridwan Kamil, dikutip dari akun Instagram @ridwankamil, Minggu, (13/6/2021).

    Ridwan Kamil menyatakan alasan meningkatnya kasus  COVID-19 di Jawa Barat karena warga yang nekat untuk tetap mudik saat libur lebaran. Banyaknya warga yang memaksakan untuk mudik menghasilkan lonjakan pasien COVID-19 di Bandung Raya dan juga Bodebek, sehingga banyak pasien COVID-19 meminta untuk dirawat. Di kota Bandung, bed occupancy ratio (BOR) berada di angka 85 persen.

    Ridwan Kamil telah melakukan koordinasi di RSHS dan RSKIA kota Bandung untuk penambahan kamar dan juga relawan tenaga kesehatan. Selain itu, Ridwan Kamil berpesan kepada para warga untuk tetap mematuhi seluruh protokol kesehatan .

    “Kepada seluruh warga Jawa Barat harap berempati kepada nakes dengan cara selalu taat pada himbauan-himbauan pemerintah, disiplin prokes 5M, dan saling mengingatkan antara kita sendiri,” katanya.

    (Mishal Farid)

           
           

    Artikel Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus