Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

artikel

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Komunitas Celah-Celah Langit Tetap Berkarya Dikala Pandemi

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/artikel/gambar_art441.jpg

    Bandung – Pandemi Covid-19 yang masih mewabah di Indonesia tentu saja menyebabkan dampak pada semua bidang, salah satunya bidang kebudayaan. Dengan adanya pandemi Covid-19 kegiatan kebudayaan seperti pentas seni tidak dapat berlangsung seperti biasa. 

    Setiap pelaku budaya dituntut adaptif dengan keadaan pandemi agar kegiatan budaya tetap hidup. Salah satu komunitas budaya yang tetap produktif di saat pandemi adalah Komunitas Celah-Celah Langit. Meski diterpa pandemi, Komunitas Celah-Celah Langit  tetap berkarya dan memberdayakan masyarakat sekitar, khususnya dalam seni teater.

    Komunitas Celah-Celah Langit (CCL) terbentuk di daerah Terminal Ledeng tepatnya di Gang Bapa Eni 169/8a Ledeng Bandung. Komunitas ini dibentuk atas gagasan seorang seniman asli Ledeng yaitu Iman Soleh pada tanggal 22 Mei 1998. 

    Pada awal terbentuk, nama komunitas ini mulanya bernama Komunitas Centre Culture of Ledeng yang kemudian diganti menjadi Komunitas Celah-Celah Langit atas usul Sawung Jabo yang merupakan salah seorang musisi grup Kantata pada akhir tahun 1998. 

    Komunitas CCL memiliki program internal yang berfokus pada seni teater meliputi unsur musik, unsur seni rupa, unsur tari, unsur sastra dan unsur lisan. Kemudian ada program eksternal yaitu memfasilitasi kelompok kesenian lain yang ingin mementaskan pertunjukan di Komunitas CCL. 

    Asisten Direktur Komunitas CCL Bandung Mahesa El Gasani memaparkan, selama pandemi virus Covid-19 ini kegiatan komunitas sedikit terhambat, contohnya penerimaan anggota yang seharusnya dibuka untuk umum sekarang dibatasi. 

    Kendati demikian, hal tersebut tidak menghentikan mereka untuk melakukan kegiatan komunitas dan berkarya.  Komunitas CCL Bandung memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menunjang kegiatan komunitas seperti webinar bersama seniman-seniman yang tergabung di Komunitas CCL Bandung.

    Selain itu, Mahesa juga menyebutkan bahwa mereka memanfaatkan media sosial untuk menunjukkan karya Komunitas CCL Bandung kepada masyarakat luas. Karya-karya tersebut bisa dilihat pada media sosial instagram resmi @komunitasccl serta saluran Youtube Komunitas CCL Bandung.

    “Kegiatan komunitas masih tetap berlangsung, hanya saja melalui daring. Kegiatan kami bisa dilihat di Instagram resmi dan saluran Youtube resmi Komunitas Celah-Celah Langit Bandung,” jelas Mahesa (10/03/21). Di akhir wawancara, Mahesa berharap Komunitas CCL bisa terus sukses, berkah dan memberikan inspirasi sebanyak-banyaknya untuk masyarakat.

           
           

    Artikel Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus