Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

artikel

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kampung Naga di Tengah Pandemi

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/artikel/gambar_art437.jpg

    Pandemi virus Covid-19 sudah satu tahun meresahkan masyarakat dunia, tak terkecuali Indonesia. Meskipun vaksinasi sedang dilakukan, namun tidak serta merta menghentikan dampak dari pandemi. Bergerak tidak bebas, perekonomian menurun, proses belajar mengajar terganggu dan masih banyak lagi.  Dari sekian banyak daerah di Indonesia, Kampung Naga adalah salah satu daerah yang tidak terlalu merasakan dampak dari virus Covid-19  

    Kampung Naga terletak di wilayah Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Lokasi Kampung Naga yang tidak jauh dari jalan raya Garut – Tasikmalaya ini merupakan salah satu kampung adat yang masih melestarikan budaya dan adat istiadat leluhurnya. Kampung yang berada di lembah yang subur seluas 1,5 hektar ini tetap memegang teguh kepercayaan yang sudah ada sejak zaman dahulu kala.

    Masyarakat di Kampung Naga menolak intervensi dari pihak luar jika hal itu mencampuri dan merusak kelestarian kampungnya. Dengan begitu, kelestarian adat-istiadat akan tetap terjaga. Bagi masyarakat Kampung Naga, menjaga kelestarian adat-istiadat sama dengan menghormati para leluhur atau yang biasa mereka sebut karuhun. 

    Salah satu adat-istiadat yang dipegang teguh oleh masyarakatnya adalah pola hidup kesederhanaan yang memiliki arti hidup seadanya. Pola hidup inilah yang menyebabkan masyarakat Kampung Naga tidak terkena dampak virus Covid-19 dalam sektor perekonomian.

    Dilansir dari tulisan Irpan Wahab Muslim dalam ayobandung.com, meskipun dalam sektor pariwisata Kampung Naga terkena dampak yang sangat besar akibat pandemi Covid-19, namun masyarakatnya tetap bisa hidup dengan aman dan tidak serba kekurangan. 

    Hal tersebut karena pola hidup sederhana yang mereka terapkan. Selain itu, setiap kepala keluarga di Kampung Naga selalu mempunyai cadangan pangan. Bagi masyarakat Kampung Naga, virus Covid-19 hanya melumpuhkan aktivitas kunjungan, namun tidak meruntuhkan roda perekonimian masyarakat adat. 

    Dari pola hidup masyarakat Kampung Naga kita bisa belajar bahwa kesederhanaan adalah sesuatu yang menyelamatkan kita dari ketidakpastian dalam kehidupan. (Septian)

    keterangan foto http://www.disparbud.jabarprov.go.id/ 

           
           

    Artikel Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus