Home » Informasi » Berita

Berita

Kendalikan Inflasi, FKPI Jabar terbitkan Regulasi 5 Plus 1

19 Januari 2012 14:54:34 0Penulis : Rep-nur

 

Forum Komunikasi Pengendali Inflasi (FKPI) dalam rangka pengendalian inflasi tahun 2012, kini telah menerbitkan regulasi 5 plus 1. Hal tersebut, terungkap dalam konpres yang berlangsung di Gedung Sate (19/1).
 
Kadis Perindag Jabar, Ferrry Sofwan sebagai salah satu anggota FKPI dalam pertemuan tersebut mengungkapkan, beberapa kebijakan yang disiapkan antara lain. Pertama, menjaga target produksi potensi lokal. Kedua, antisipasi penyediaan pangan. Ketiga, antisipasi penanganan distribusi. Keempat, antisipasi harga pangan. Kelima, antisipasi kenaikan TDL dan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi dan keenam, sosialisasi kepada masyarakat.
 
Dalam menjaga target produksi potensi lokal, disiapkan program unggulan yaitu mencetak 1.000 orang penyuluh pertanian pada triwulan I, memberikan bantuan 750 traktor dan alat pertanian lainnya yang akan direalisasikan pada Pebruari atau Maret 2012. Untuk Antisipasi penyediaan pangan, realisasi raskin akan dipercepat yang akan disalurkan kepada 2,8 juta RTS, menambah cadangan pangan Pemprov. Jabar sebesar 300 ton beras, bantuan lumbung pangan dan gapoktan serta mendorong pelaksanaan resi gudang di Cianjur, Subang dan Indramayu.
 
Ferry, menambahkanuntuk antisipasi distribusi akan difasilitasi pengadaan mobil angkutan daging aya yang dilengkapi mesin pendingin serta optimalisasi rumah potong unggas yang saat ini jumlahnya mencapai 12 unit. Sementara it, untuk antisipasi ketidakpastian harga pangan akan dilaksanakan OP dan truk keliling dan dalam APBD Provinsi Jabar tahun 2012 juga sudah disiapkan dana Rp.10 miliar untuk OP murah.
 
Di sisi lain, untuk mengantisipasi kenaikan TDL dan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi diupayakan beberapa hal yaitu mengoptimalkan produksi dan penggunaan biogas, mengindentifikasi kesiapan  infrastruktur dan prasarana pendukung serta mengoptimalkan kebijakan kuningisasi yaitu perbuahan plat nomor kendaraan angkutan barang dari hitam menjadi kuning. Tentang sosialisasi kepada masyarat, ujar Ferry akan dilakukan melalui pola edukasi agar masyarakat lebih rasional. 

Dibaca : 1961 kali | Sumber : Liputan | File :

Share |

Form Komentar Berita


Berita Lainnya
 1 2 3 >  Last ›