Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

LAKIP 2012

  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    LAKIP 2012

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada Tahun 2012 telah melaksanakan kewajiban berakuntabilitas kinerja dengan menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2012 yang diperuntukkan bagi para pemangku kepentingan dan masyarakat luas, Laporan Akuntanbilitas Instansi Pemerintah tersebut kami susun berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 239/IX/6/8/2003 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menyelenggarakan pemerintahan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, oleh karena itu untuk mewujudkan tujuan tersebut Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2008-2013 melalui Peraturan Daerah Nomor 25 Tahun 2010, Rencana Kinerja Tahun 2012 dan Penetapan Kinerja Tahun 2012. 

    Berdasarkan hasil pengukuran kinerja terhadap  sasaran stratejik khususnya di bidang pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik diperoleh hasil rata-rata sebesar 108,80% (Sangat Baik) terdiri dari :
    ?    17 Sasaran memperoleh capaian kinerja > 100% (Sangat Baik)
    ?    5 Sasaran memperoleh capaian kinerja > 80% = 100% (Baik)
    ?    5 Sasaran memperoleh capaian kinerja  < 80% (Sedang)

    Beberapa sasaran stratejik yang belum mencapai kinerja efektif atau capaiannya dibawah 80% antara lain :

    1.    Meningkatnya peran pemuda dan prestasi olahraga dalam pembangunan, disebabkan kecenderungan pemuda untuk lebih mengutamakan mencari pekerjaan dari pada berpartisipasi dalam pembangunan Pemerintah.
    2.    Meningkatnya aktivitas ekonomi regional berbasis poensi lokal khusunya tidak tercapainya laju pertumbuhan ekspor dan jumlah transaksi produk agro, disebabkan masih lemahnya daya saing produk IKM dan agro terhadap produk import yang berharga murah serta mutu kemasannya lebih baik.
    3.    Meningkatnya investasi yang mendorong penciptaan lapangan kerja, disebabkan tidak tercapainya kerjasama investasi Goverment to Goverment dan Private to Private serta promosi Trade, Tourism and Investment.
    4.    Tersedianya infrastruktur transportasi yang handal dan terintegrasi untuk mendukung pergerakan orang, barang dan jasa, disebabkan keterbatasan anggaran dan prioritas pengadaan tanah kurang efektif.
    5.    Meningkatnya akses masyarakat terhadap sarana dan prasarana dasar pemukiman (mencakup persampahan, air bersih, air limbah), disebabkan kendala anggaran dan belum adanya kesepakatan lahan dilokasi Nambo dengan Perhutani. 

    Anggaran (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2012 sebesar Rp.18.241.334.184.062,00 dengan realisasi keuangan Rp16.937.622.013.407,00 (92,85%) sedangkan alokasi anggaran  untuk mencapai sasaran stratejik tahun 2012 sebesar Rp.3.639.788.751.773,00 dengan realisasi keuangan Rp.3.273.156.190.938,00 (98,3%).

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat Pada Tahun 2012-2014 akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat untuk mewujudkan visi “Tercapainya Masyarakat Jawa Barat yang Mandiri, Dinamis dan Sejahtera. 

    Untuk Lebih lengkap silahkan download file dibawah ini:

    BAB I-IV LAKIP Prov Jabar 2012.docx

    Lampiran Formulir Rencana Strategis.xls

    Lampiran Formulir Penetapan Kinerja.xlsx

    Lampiran Formulir Pengukuran Kinerja.xlsx

    Lampiran Formulir Rencana Kinerja Tahunan.xlsx