Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    OPD Harus Aktif Kelola PBB

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/Evaluasi_BPHTB_DPPKAD_dibuka_oleh_Plt_Sekda_sumber_Foto_Humas_Setda.jpg
    KARAWANG-Sehubungan dengan adanya pengalihan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) yang semula pajak pusat menjadi pajak daerah sejak tahun 2011, serta untuk menyamakan persepsi dari berbagai pihak dan mengoptimalkan pelayanan, DPPKAD Kab Karawang menggelar Evaluasi BPHTB di RM yang berlokasi di salah satu bilangan Interchange Karawang Barat Kamis (5/12), rapat evaluasi ini dibuka langsung oleh Plt Sekda Kab Karawang H. Teddy Rusfendi.
     
    Pada kesempatan tersebut Plt Sekda memberikan arahannya, “ bila kita bicara fokusnya adalah tanah, jadi untuk pajak ini bagi para profesi PPAT dan Notaris agar berhati hati, bila mengurusi tentang tanah. Kades yang merupakan pemimpin di daerah tersebut harus dilibatkan sebagai saksi, karena kades itu hafal riwayat tanah” tuturnya
     
    Lebih lanjut Teddy menjelaskan, sejalan dengan salah satu amanat yang terkandung dalam undang-undang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah khususnya bphtb, maka tentunya kegiatan yang kita laksanakan ini merupakan suatu hal positif bagi para peserta, sekaligus kegiatan ini merupakan program kerja DPPKAD Tahun 2013.
     
    Plt Sekda Teddy menghimbau khusus kepada para kepala opd terkait serta jajaran BPN karawang, saya mengharapkan partisipasi aktif untuk mengelola PBB dan BPHTB diantaranya melalui sosialisasi seoptimal mungkin kepada masyarakat khususnya kepada para wajib pajak
     
    Kepala DPPKAD Kab Karawang Hadis Herdiana mengatakan, ”realisasi penerimaan daerah dari pajak BPHTB per nopember 2012 yakni 124,92 persen dari target, sedangkan realisasi per Nopember 2013, mencapai 105,96 persen dari target dan untuk target penerimaan pajak bphtb tahun 2014 yakni  Rp. 150.000.000.000 (seratus lima puluh milyar rupiah).
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus