Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Di Pasar Panorama Lembang, Telur Rp 19.000,-

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_0249.jpg

    BANDUNG-  Menjelang Bulan Ramadhan, harga sembako selalu mengalami kenaikan harga tidak terkecuali di Pasar Panorama Lembang, Kab. Bandung Barat. Harga beberapa kebutuhan pokok yang naik di pasaran di antaranya beras, telur ayam, daging sapi, bawang merah, minyak dan daging ayam.

    Untuk beras pandan wangi, harga semula per kilogram Rp. 9.000 menjadi Rp. 9.600. “Biasanya kenaikan harga beras bukan karena pengaruh menjelang Bulan Puasa, tetapi karena beras ini pasokannya sedikit”, ujar  Darajat (50)  selaku pemilik kios beras yang ditemui di Pasar Panorama Lembang, Minggu (7/7/2013).

    Harga daging ayam dan sapi mengalami kenaikan, harga semula daging ayam Rp. 36.000 menjadi Rp. 38.000 per kilogram. Aldo (24) pedagang daging ayam mengatakan “harga daging ayam biasanya memang selalu naik pas menjelang Bulan Puasa, malahan biasanya pas mau lebaran naik menjadi Rp.50.000 per kilonya”. Lalu untuk daging sapi, harga biasa di pasaran Rp. 89.000 menjadi Rp. 95.000 per kilogram.
     
    Apabila harga daging ayam naik, begitu juga dengan harga telur, harga semula Rp. 14.500 per kilogram menjadi Rp. 19.000 per kilogram. Pedagang telur mengakui bahwa telur mengalami kenaikan harga yang sangat tinggi dan banyak pembeli mengeluhkan itu. Karena biasanya telur dikonsumsi sebagai pilihan pengganti lauk pauk.
     
    Untuk minyak goreng curah, kenaikan hanya berkisar Rp. 500. Harga awal yaitu Rp. 9.500 per kilogram menjadi Rp. 10.000 per kilogram. Lain halnya dengan bawang merah, bawang merah mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi yaitu harga awal Rp. 22.000 per kilogram menjadi Rp. 35.000 per kilogram. “Ya Alhamdulillah walaupun naik juga tetap masih ada yang mau beli”, ujar Ibu Haji Adang (57) selaku pedagang. (nat)
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus