Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Heryawan Bersama Pelajar Deklarasikan Anti-Tawuran

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/Deklarasi-pelajar-anti-Tawuran-3.jpg

    DEPOK- Perang terhadap praktik kekerasan antar pelajar terus dikampanyekan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bersama Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) se Kota Depok, Hal itu dibuktikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan mengajak seluruh komponen pelajar mendeklarasikan gerakan anti-tawuran. "Di Jawa Barat kan hanya di beberapa daerah saja yg ada tawuran pelajar, salah satunya Depok, ya gerakan anti tawuran juga kita deklarasikan di Depok," kata  Gubernur yang akrab disapa Kang Aher ini, Selasa (6/11) siang.

    Acara yang digelar di Kantor Balaikota Depok ini dihadiri sekira 300 pelajar yang terdiri  dari  OSIS SMA/SMK Negeri dan Swasta se-Depok. Deklarasi itu dituangkan dengan  membubuhkan tanda tangan bersama di kain putih. Kang Aher berharap para pelajar ini bisa menularkan gerakan anti-tawuran ke sesama pelajar. "Mereka ini kan ketua OSIS, leader di sekolah masing-masing, mudah-mudahan bisa menjadi duta anti-tawuran," pintanya.

    Dalam sesi motivasi ke pelajar, Kang Aher meminta agar pelajar kreatif dan mulai  belajar menjadi pengusaha. "Kalau pengen kaya jadi pengusaha, yang kreatif dan rajin. Agar bisa rajin belajar jangan tawuran apalagi konsumsi narkoba," paparnya. Begitupun kalau pelajar menghadapi kesulitas dalam pelajaran tertentu, harus tetap semangat dan kreatif. "Enjoy ajalah...nikmati saja belajarnya," tandasnya.

    Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Depok Ety Suryahati yang mewakili Pemerintah Kota Depok menyambut baik upaya yang dilakukan Kang Aher. "Kami yakin kualitas pendidikan disini akan semakin baik, rata-rata anak-anak  bersekolah bisa sampe 12 tahun," katanya. Dalam kesempatan itu juga Ety berterimakasih kepada Kang Aher yang sudah  menggelontorkan dana Rp 160 miliar untuk pendidikan di Depok. "diantaranya untuk membangun Ruang Kelas Baru," jelasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus