Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    40 Musisi Jabar Lintas Generasi Bakal Tampil di Preanger Fest

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30252.jpg

    BANDUNG-Sebanyak 40 musisi Jawa Barat lintas generasi akan tampil dalam ajang Preanger Fest yang berlangsung pada 13-14 Oktober 2018 di Lapangan PPI Bandung. Mereka akan meramaikan perayaan musik dan pergerakan masif pada 3 panggung berbeda, dilengkapi dengan perlengkapan tata suara dan tata cahaya yang akan memukau pengunjungnya. 

    Perwakilan dari Havas Indonesia selaku penyelenggara Preanger Fest, Indradjid Sofwan menjelaskan, festival musik ini berangkat dari kerinduan akan atmosfir pada era 90 sampai 2000-an dimana Bandung melahirkan banyak band yang berjaya di era itu, sebut saja PAS Band, Burgerkill, Pure Saturday, The Milo, Koil. Di era 2000an lahirlah Mocca, The SIGIT, HMGNC, Polyester Embassy, dan Rocket Rockers yang menjadi pionir di masa itu.

    "Musik merupakan hal yang tak bisa dipisahkan dari Bandung. Sebagai salah satu pilar kreatif kota Jawa Barat, kontribusi musisi Bandung dalam peta industri musik Indonesia sudah dimulai sejak berdekade lalu," katanya kepada wartawan di Verde Resto and Lounge Bandung, Rabu (10/10/2018).

    Indradjid mengungkapkan dengan membawa komitmen memberikan wadah bagi musisi serta komunitas di Bandung-Jawa Barat untuk unjuk kebolehan talentanya, Preanger Fest merayakan dan menjembatani lintas generasi sehingga menjadi sebuah hal yang wajar. Band-band yang akan tampil pun tidak hanya band-band yang telah mapan seperti Mocca, Pas Band, Burgerkill, The Groove, Koil dan Pure Saturday tetapi juga menampilkan legenda Bimbo.

    "Turut tampil juga band-band generasi penerus seperti Ikkubaru, Heals, Parahyena, The Schuberts dan masih banyak lagi," ujarnya.

    Lewat Preanger Fest, semua musisi terbaik asal Jawa Barat berkumpul untuk menyuarakan semangat Lokal Kudu Vokal melalui ciri khas musikalitas masing-masing. Termasuk Bandung masih menjadi gudangnya musisi berbakat dan berbagai generasi di tanah Parahyangan dapat bersama-sama menyaksikannya dalam gelaran festival Preanger Fest.

    “Kami juga mencari generasi penerus tersebut yang tersebar di Jawa Barat melalui band submission bersama Warkop Musik dan dibantu oleh Otong Koil sebagai kurator, hasilnya luar biasa melihat lebih dari 300 karya musik di submit dari berbagai penjuru Parahyangan dan akhirnya terpilih 8 band yang bergabung dalam jajaran penampil Preanger Fest,” jelasnya.

    Beberapa Band generasi baru yang terpilih untuk tampil di ajang Preanger Fest seperti Lair band asal Cirebon, Markamerah band asal Tasik, 20th Century band (Sukabumi), Glamsglory band (Garut), Loner Lunar band (Jatinangor) Freak band (Bandung), Turks & Caicos band (Bogor), dan Suar & Temaram band (Sukabumi). 

    "Kami berharap peluang akan regenerasi untuk band maupun kreator baru dapat terus terjadi ke depannya,” tambahnya.

    Adapun, perwakilan dari komunitas musik Bandung, Angga Badil mengaku memiliki kesamaan visi dan misi yakni ingin mengapresiasi dan mengajak generasi muda Parahyangan untuk menyuarakan lebih lantang bahwa Bandung masih menjadi sarang musisi serta pelaku kreatif berbakat. 

    Dia berharap dengan semangat “Lokal Kudu Vokal” yang diusung salam festival musik ini dapat ditularkan kepada para generasi sekarang untuk memicu mereka untuk selalu berkarya.

    "Adanya Preanger Fest kami juga ingin perindustrian musik di Jawa Barat terus bergeliat ke arah lebih baik," imbuhnya.

    Senada dengan vokalis Rocket Rockers, Aska mengatakan Preanger Fest menjadi sebuah harapan baru, khususnya musisi tanah Parahyangan untuk bisa didengar oleh lebih banyak orang. 

    "Kami sangat senang dan bangga menjadi bagian dari Preanger Fest serta meramaikan hajatan besar ini. Tak sabar untuk memberikan penampilan terbaik kami pada akhir pekan nanti,” ungkapnya.

    Dia menambahkan dengan kapasitas lapangan PPI Bandung sebesar 15.000 ribu orang, gelaran perayaan musik Preanger Fest akan dimulai sejak pukul 13.00. Bukan hanya musik, Preanger Fest juga mengajak banyak marketplace dan food truck di Bandung untuk meramaikan serta merasakan euforia hajatan ini, yang tentunya masih sejalan dengan kebanggaan anak Bandung. 

    "Acara ini diharapkan akan jadi permulaan dari bangkitnya industri musik di Jawa Barat," pungkasnya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus