Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Motekar Raih Penghargaan Top 99 Inovasi Terbaik Kemenpan RB

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_29957.jpg

    SURABAYA–Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat meraih penghargaan TOP 99 Inovasi Terbaik se-Indonesia pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI melalui Program Motivator Ketahanan Keluarga (MOTEKAR) karya Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP2AKB). 

    Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menerima langsung penghargaan ini dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin dalam acara Pemberian Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2018 di Surabaya, Rabu (19/09/18). Berdasarkan Kepmenpanrb No 25 Thn 2018 tentang Penetapan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2018, Ia bersyukur inovasi pihaknya mendapat perhatian dan diapresiasi pusat. 

    “Alhamdulillah Pemprov Jabar dapat menghasilkan inovasi yang cukup diperhitungkan di pusat. Setelah ini ‘PR’nya adalah bagaimana inovasi ini terus dapat memiliki nilai kebermanfaatan bagi masyarakat,” katanya di Bandung, Kamis (20/09/18).

    Menurutnya, langkah-langkah peningkatan kualitas para kader MOTEKAR terus digenjot, salah satunya melalui pelatihan dan bimbingan teknis. Selain itu, kata Iwa, perlu juga dilakukan evaluasi kinerja dengan mengecek dan membandingkan jumlah kasus yang terjadi, sehingga dapat menjadi suatu laporan kinerja.

    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mengatakan pemerintah mendorong inovasi-inovasi yang bersifat lokal dan instansional, tetapi potensial untuk diterapkan secara nasional, diangkat dan dijadikan program nasional. Selain itu, pembentukan Mal Pelayanan Publik (MPP) di daerah harus diteruskan untuk mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik di tanah air.

    “Inovasi-inovasi yang bersifat lokal dan instansional, tetapi potensial untuk diterapkan secara nasional, agar segera menjadi program nasional,” ujarnya dalam acara Pemberian Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2018 di Surabaya, Rabu (19/9/18). 

    Dikatakan lebih lanjut, saat ini sudah banyak inovasi dari pemerintah pusat maupun daerah yang mendapat penghargaan internasional. Hal itu sejalan dengan kebijakan Kementerian PANRB yang terus berupaya mendorong terciptanya terobosan untuk meningkatkan pelayanan publik. Kebijakan itu antara lain dengan membentuk Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP) dan pembentukan Mal Pelayanan Publik (MPP).

    Adapun inovasi daerah Jawa Barat yang masuk top 99 yaitu :
    1. Pemprov Jabar dengan Inovasi MOTEKAR( motivator ketahanan keluarga) dari DP3AKB;
    2. Kabupaten Bogor dengan dua inovasi yaitu: SIKEREN (dari Dishub) dan Utilitas Dashboard ketersediaan tempat  tidur untuk meningkatkan pelayanan rawat inap ( dari RSUD Ciawi);
    3. Kota Bandung dengan 2 inovasi yaitu: e-satria (Bapenda) dan Mini Lab food Security (Dinas Pangan dan Pertanian);
    4. Kota Bogor dengan dua inovasi yaitu: Anjas Go Clear (BKD) dan Smart (DPMPTSP);
    5. Kota Cimahi dengan inovasi kawasan Cimahi Technopark sebagai pusat layanan terpadu ekonomi lokal Kota Cimahi berbasis inovasi, ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kolaborasi quadruple helix (UPT Cimahi Technopark).

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus