Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Tegaskan Ketakwaan Jalan Memakmurkan Bangsa

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gubkhotb.JPG

    Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan dalam pelaksanaan Shalat Ied 1432 H, menjadi Khatib pada Shalat Ied yang berlangsung di Lapangan Gazibu (31/8). Dalam ceramahnya Gubernur Jabar Ahmad Heryawan sempat membacakan salah satu ayat Al Quran yakni surat Al Araf ayat 96. Dari ayat itu, Heryawan menyatakan banyak pelajaran yang bisa diambil, khususnya untuk kemajuan suatu bangsa. Bunyi ayat itu yakni 'Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan  melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.' "Firman Allah pada ayat itu mengilhami kita
    beberapa pelajaran. Pelajar an pertama, syarat utama kemakmuran suatu negeri adalah ketakwaan.

    Namun, menurut Heryawan banyak warga yang baik secara sadar atau tidak, kurang meyakini bahwa kemakmuran hanya bisa didapat dengan cara beriman dan bertakwa. Keterbatasan akal manusialah yang membuat manusia tidak mampu menangkap rahasia cara Allah SWT menghadirkan kemakmuran lewat jalan ketakwaan.  "Pelajaran  kedua, ketakwaan tidak sekedar berdimensi akhirat, tapi juga berdimensi keduniaan," ungkapnya.  Menurut Gubernur, dalam ketakwaan ada inspirasi tentang kedisiplinan yang sangat dibutuhkan dalam menopang profesionalisme dalam dunia kerja.  Selain itu, ketakwaan juga menopang manusia dalam menata waktu. "Pada ketakwaan ada inspirasi tentang sebuah komitmen kuat yang sangat dibutuhkan untuk membentuk ketangguhan dalam menjalankan tugas pada bidang apapun. Pada ketakwaan ada inspirasi tentang kesalehan sosial dan berpihak pada kebenaran.

    Sementara pelajaran terakhir adalah kunci kemakmuran terletak pada sumber daya manusia (SDM), bukan hanya pada potensi sumber daya alam (SDA).  Sebab, upaya untuk membangun kemakmuran dan menghadirkan kemajuan harus dimulai dengan menata lebih dulu SDM.  "Itulah rahasia sukses pemerintahan Umar bin Abdul Aziz. Ketakwaan sang khalifah telah berhasil menghadirkan keadilan dalam prosesi pemerintahannya".  Heryawan, menambahkan untuk mempercepat pencapaian kemakmuran dan kemajuan peradaban, Bangsa Indonesia setidaknya memerlukan tiga strategi besar.  Pertama, memberikan prioritas utama pada pengembangan SDM melalui jalan pendidikan.  Kedua, membangun kultur kewirausahaan yang lebih berorientasi pada model usaha produksi dan ketiga, Bangsa Indonesia harus merumuskan sebuah strategi integral untuk menjadikan produk-produk bangsa sendiri menjadi raja di negaranya sendiri.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus