Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jelang Lebaran, Konsumsi Pertamax Naik 20 %

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28520.jpg

    BANDUNG-Memasuki hari kedua libur bersama Lebaran 2018, padatnya arus kendaraan bermotor sudah terlihat. Konsumsi harian bahan bakar minyak (BBM) PT Pertamina (Persero) terutama di SPBU yang berada di tol mulai menunjukkan kenaikan.

    Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III Dian Hapsari Firasati menjelaskan, kenaikan permintaan terutama terjadi pada produk gasoline. Kenaikan tertinggi terjadi pada jenis Pertamax yaitu sekitar 20% dibandingkan kondisi normal.

    "Berdasarkan pantauan kami permintaan terus meningkat seiring padatnya kendaraan. Hingga hari ini, kenaikan yang paling tinggi adalah Pertamax," katanya kepada wartawan di kantor Pertamina MOR III Bandung, Selasa (12/6/2018). 

    Ia menambahkan, meningkatnya permintaan bukan saja di SPBU namun juga di fasilitas Kios BBM Kemasan.

    "Terutama di titik yang habis mengalami kepadatan cukup tinggi biasanya konsumen langsung mengisi BBM Kemasan. Ini terlihat di KM 33," tambahnya.

    Hal ini juga sejalan dengan kondisi secara nasional. Berdasarkan data Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2018 Pertamina pada Sabtu siang, 9 Juni 2018, penyaluran Pertamax secara nasional sudah mencapai 22,1 juta liter. Pada kondisi normal, penyaluran rata-rata Pertamax sebesar 17,8 juta liter.

    Sementara itu, produk unggulan untuk kendaraan diesel, yakni Dex naik 6% menjadi 773 ribu liter, dibandingkan rata-rata harian normal 729 ribu liter. 

    Dia menambahkan, guna menjaga penyaluran distribusi BBM ini, Pertamina siaga melakukan monitoring dan distribusi sesuai dengan kebutuhan konsumen. 

    "Apabila pemudik membutuhkan informasi seputar BBM atau mengenai Pertamina, masyarakat bisa menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 1500 000,” tandasnya .jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus