Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Mudik Gratis, Kimia Farma Siapkan 16 Armada Bus

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28496.jpg

    BANDUNG-PT Kimia Farma (Persero) Tbk (Kimia Farma) kembali menggelar program Mudik Bareng BUMN yang bertajuk Mudik Bareng Kimia Farma. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini Kimia Farma menyediakan 16 armada bus atau 750 kursi yang tidak hanya ditujukan untuk karyawan Kimia Farma akan tetapi juga untuk masyarakat umum, khususnya pelanggan Kimia Farma. 

    Pelepasan Mudik Bareng Kimia Farma 2018 berlangsung dua hari. Sebanyak 15 armada bus berangkat pada Jumat, 8 Juni 2018 dari Kantor Pusat Kimia Farma, Jalan Veteran No. 9, Jakarta Pusat. Hari selanjutnya, Sabtu, 9 Juni 2018 terdapat 1 armada bus berangkat dari Ancol, Jakarta Utara sebagai wujud sinergi dengan perusahaan BUMN lain yang membawa konsep Mudik Guyub Rukun. 

    Mudik Bareng Kimia Farma 2018 memfasilitasi para karyawan dan para pelanggan untuk kembali ke kampung halaman dengan beberapa rute favorit baik lintas Jawa maupun Sumatera, yakni menuju Solo (jalur utara dan selatan), Cilacap, Yogyakarta, Surabaya (jalur utara dan selatan), Malang, Padang, dan Bukittinggi. 

    “Mudik Bareng BUMN 2018 merupakan bentuk tanggung jawab sosial Kimia Farma. Ternyata, animo para pelanggan setia dan karyawan cukup tinggi hingga hampir seratus persen kursi yang disediakan terpenuhi," kata Direktur Keuangan Kimia Farma, I.G.N. Suharta Wijaya dalam keterangan resminya di Bandung, Sabtu (9/6/2018)

    Suharta menyebutkan selain sebagai ungkapan terima kasih bagi para pelanggan, Mudik Bareng Kimia Farma juga diharapkan dapat mengurangi tingkat kecelakaan di jalur darat yang sebagian besar disebabkan oleh pemudik dengan sepeda motor.

    "Diharapkan dengan kegiatan ini bus mengurangi kecelakaan lalu lintas bagi pemudik yang menggunakan motor," pungkasnya .jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus