Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    KIM Jembatani Ketimpangan Informasi

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28255.jpg

    KAB. GARUT- Sebanyak 60 peserta dari berbagai perwakilan 42 kecamatan, relawan TIK, lembaga kemasyarakatan di Kabupaten Garut mengikuti Sarasehan Penguatan Kelembagaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut.

    Sekretaris Diskominfo Kabupaten Garut Diar Cahdiar Antadiredja mengharapkan kegiatan tersebut dapat meningkatkan kapasitas masyarakat melalui KIM dalam membangun informasi yang disampaikan baik secara langsung maupun melalui berbagai media.

    "Kita terus melakukan strategi penguatan lembaga KIM, dan proyeksi KIM di Kabupaten Garut, bagaimana pemanfaatan TIK dalam aktivitas kelompok masyarakat," ucapnya.

    Diar juga mengatakan dalam sarasehan yang mengambil tema "Membangun Kembali Kelompok Informasi Masyarakat Di Era Milenial" ini bisa menjadi jalan untuk segera dibentuk KIM di setiap kecamatan di Kabupaten Garut.

    "Kita harap kedepannya selain di tiap kecamatan, KIM juga bisa dibentuk di setiap desa untuk mendorong masyarakat lebih baik, baik dalam literasi yang saat ini masih rendah maupun perekonomian," tuturnya.

    Diar berharap keberadaan KIM di setiap kecamatan dan desa dapat membantu Pemkab Garut dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat dengan baik dan lancar.

    "KIM harus mampu menerjemahkan kepada masyarakat terkait berbagai informasi dari pemerintah dengan baik dan benar, begitu juga sebaliknya," kata Diar dalam pembukaan sarasehan Penguatan Kelembagaan KIM di Villa Buleud,  Kabupaten Garut, Selasa (15/05). 

    KIM harus kokoh

    Sementara itu, menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Bidang Informasi dan Informasi Publik (KIP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat Dedi Dharmawan mengharapkan melalui kegiatan ini bisa terbentuk kelembagaan KIM yg kokoh kuat mandiri dan independen.

    "Lembaga KIM saat ini sangat diperlukan kehadirannya terutama untuk menjembatani berbagai  informasi, baik dari pemerintah kepada masyarakat maupun sebaliknya, sekaligus juga untuk melawan informasi hoaks," ucapnya.

    Dedi menghendaki, ke depan KIM tidak hanya dibentuk di tingkat kecamatan tetapi juga bisa dibentuk hingga ke pedesaan sehingga berbagai informasi akan lebih mudah dan cepat sampai kepada masyarakat.

    "Saat ini kita fokuskan di kecamatan dulu, dan Kominfo ada kewajiban untuk memfasilitasi dalam melakukan koordinasi dalam mendukung dalam berbagai program kerja dan bukan bentuk bantuan keuangan tetapi lebih kepada studi banding," pungkasnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus