Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemerintah Berkomitmen Kembangkan EBT

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28249.jpg

    BANDUNG - Penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) masih sangat kecil dibandingkan dengan penggunaan energi berbahan bakar fosil. Sementara ketersediaan energi berbahan bakar fosil setiap tahunnya terus berkurang sehingga diperlukan alternatif energi.

    Wakil Menteri ESDM Arcanda Tahar mengatakan pembangunan EBT memang menemui sejumlah kendala seperti perijinan yang dianggap terlalu rumit, biaya yang mahal hingga kesiapan SDM.

    Namun ia menegaskan pemerintah tetap berkomitmen untuk menambah kapasitas EBT di tanah air. Untuk menarik investasi maka akan dibuat aturan dan ijin yang lebih sederhana.

    Ia menyebutkan hingga saat ini sebanyak 186 peraturan terkait perijinan telah dibatalkan karena dianggap menghambat investasi. Khusus untuk ketenagalistrikan sebanyak 20 peraturan telah dipangkas dan 9 peraturan dan 5 perijinan bagi energi baru terbarukan juga telah dicabut.

    “Dari Januari hingga Maret 2018 sebanyak 90 peraturan dan 96 perijinan telah dicabut. Deregulasi ini dampaknya mempermudah dan memangkas proses bisnis,” jelasnya di ITB, Selasa (15/5).

    Arcandra menyebutkan sepanjang tahun 2017 telah ditandatangani sebanyak 70 kontrak energi baru terbarukan dengan total kapasitas daya mencapai 1.214 MW.

    Terdiri atas pembangunan pembangkit listrik tenaga air, biogas, biomassa, surya, panas bumi dan minihidro. Minihidro merupakan ijin terbanyak yang diberikan yakni kepada 49 perusahaan. Sebagian diantaranya berada diwilayah Jawa Barat. (jo)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus