Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Perusahaan Asing Wajib Ikuti Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28246.jpg

    BANDUNG - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat, Ferry Sofwan mengatakan perusahaan asing wajib mengikuti program jaminan sosial ketenagakerjaan.

    Menurutnya, jika berinvestasi di dalam negeri maka wajib mengikuti segala peraturan ketenagakerjaan di Indonesia.

    "Tentu, perusahaan asing juga harus mengikuti peraturan yang berlaku di Indonesia. Jadi mereka wajib ikut BPJS TK," katanya kepada wartawan di gedung Sate Bandung, Senin (14/5/2018).

    Ferry menyebutkan perusahaan tekstil dan padat karya lainnya masih mendominasi jumlah tenaga kerja yang belum tergabung menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. 

    "Perusahaan garment bukan hanya di kabupaten bandung saja tapi masih banyak juga di Kab Bogor, Subang, Purwakarta yang belum bergabung," jelasnya.

    Selain itu, pemahaman jaminan ketenagakerjaan ini juga harus dimiliki oleh karyawan. Pasalnya, gaji bulanan para pekerja sebagian harus di-sharing untuk membayar iuran BPJS TK.

    Menurutnya, sudah menjadi kewajiban pihak perusahaan jika pekerja formal ada sharing terkait jaminan sosial ketenagakerjaan antara perusahaan dengan karyawannya. Sebelum terjadi penindakan oleh pengawas ketenagakerjaan maka dilakukan sosialisasi dan pemahaman terlebih dahulu bagi mereka.

    "Sering kali pengusaha memiliki alasan misalnya pekerjanya berstatus pekerja kontrak misalnya 1 tahun," katanya.

    Ditanya soal jumlah kepesertaan BPJS TK yang masih minim, ia menegaskan bahwa Disnakertrans Jabar akan terus meningkatkan jumlah kepesertaan. Karena jaminan sosial ini sangat bermanfaat bagi para pekerjanya selain itu kewajiban kepada pengusaha agar mengikuti program BPJS TK.

    "Target kami tentunya meningkatkan kepesertaannya," pungkasnya. (Jo)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus