Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Aktivasi Jalur KA Banjar-Pangandaran Masih Memungkinkan

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27950.jpg
    Upaya aktivasi kembali jalur Banjar-Pangandaran terus dilakukan. Kajian dilakukan untuk melihat potensi ekonomi dan dampaknya bagi transportasi, apakah mampu mendukung pengembangan Jabar Selatan atau tidak.

    KAB. PANGANDARAN – Tahun 1982, jalur KA tujuan Banjar hingga Pangandaran dan Cijulang berhenti beroperasi. Padahal jalur yang sudah dibangun sejak jaman Hindia Belanda itu mampu mendorong kunjungan wisawatan ke Pangandaran. Upaya aktivasi kembali jalur yang sudah terhenti itupun terus dilakukan. Kajian dilakukan untuk melihat potensi ekonomi dan dampaknya bagi transportasi, apakah mampu mendukung pengembangan Jabar Selatan atau tidak.

    VP Humas PT KAI Agus Komarudin menyampaikan jika potensi ekonomi khususnya kunjungan wisatawan ke Pangandaran setiap tahunnya meningkat, namun masih menjadi kendala dalam hal akses menuju ke lokasi wisata.

    “Padahal sudah ada jalur KA Banjar–Pangandaran, tapi sudah tidak aktif lagi. Kami sudah melakukan kajian dan ini potensial,” katanya kepada wartawan disela acara napak tilas jalur nonaktif Banjar-Pangandaran, Rabu (21/3).

    Ia mengatakan jalur yang sudah terhenti mencapai panjang sekitar 82 kilometer. Akan jauh lebih murah untuk mengaktifkan kembali jalur yang sudah ada dari pada membuat jalur baru atau membuat jalur transportasi darat lainnya.

    “Memang bukan kewenangan PT KAI, tapi pemerintah pusat, Kemenhub dan Pemkab Pangandaran. Kami siap untuk mengoperasikannya jika akhirnya dibangun jalurnya,” kata dia.

    Ia mengatakan, meskipun jika tidak jadi diaktivasikan lagi, sejumlah titik jalur yang sudah mati memiliki banyak bangunan bersejarah. Ini menurutnya dapat menjadi wisata minat khusus sejarah yang menarik di wilayah Banjar dan Pangandaran.

    Misalnya, masih tersisa terowongan KA Wilhelmina yang memiliki panjang hingga 1 KM dan merupakan terowongan terpanjang di Indonesia yang pernah dibuat. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus