Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Aher Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Ulama

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27290.jpg

    BANDUNG- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengimbau masyarakat untuk menjaga emosi dan meminta agar mengajak seluruh masyarakat bersama aparat bersiaga untuk menjaga rasa aman terkait kasus penganiayaan dua tokoh agama yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.

    Gubernur Jabar juga meminta masyarakat untuk tidak berasumsi macam-macam dan meminta pengusutan kasus itu diserahkan kepada pihak kepolisian. 

    "Penegak hukum harus mengusut tuntas kasus ini," kata Ahmad Heryawan kepada wartawan di Gedung Sate Bandung, Jumat (2/2/2018).

    Aher sapaan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengungkapkan pihaknya tidak menampik bahwa kasus ini dikhawatirkan bisa mengganggu jalannya pemilihan kepala daerah serentak di Jabar. 

    Dia meminta kesiapsiagaan dan kewaspadaan semua pihak mulai ditingkatkan. Bahkan, Dinas Sosial telah diinstruksikan untuk meningkatkan pembenahan terkait warga yang mengalami gangguan jiwa.

    "Saya pikir Dinsos sudah terbiasa melakukan pengobatan. Tinggal lebih diintensifkan lagi," ujar Aher.

    Seperti diketahui, penganiayaan terhadap ulama dialami pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kampung Santiong, Desa Cicalengka Kulon, Kabupaten Bandung, KH Umar Basri bin KH Sukrowi, Sabtu (27/1/2018). Akibat peristiwa itu, dirinya mengalami luka di bagian kepala dan harus dirawat di rumah sakit.

    Terakhir, dialami Komando Brigade PP Persis, H.R Prawoto di Kelurahan Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Kamis (1/2/2018). Tak seperti Umar Basri, Prawoto meninggal dunia setelah sempat alami koma.

    Terdapat sebuah kesamaan dari dua kasus penganiayaan yang terjadi saat subuh tersebut, yakni diduga pelaku mengalami gangguan jiwa.

    "Tentu saya prihatin dan berbelasungkawa terhadap dua tokoh yang dianiaya. Salah satunya meninggal dunia," pungkasnya (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus