Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pelabuhan Patimban Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27021.jpg
    Lokasi pembangunan Pelabuhan Patimban Subang

    SUBANG-Pemerintah menargetkan pembangunan Pelabuhan Patimban fase I dapat dimulai pada Bulan Maret tahun 2018. Keberadaan pelabuhan yang direncanakan berlevel internasional tersebut dinilai mampu mendokrak perekonomian masyarakat.

    Untuk mengecek kesiapan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Ridwan Djamaluddin melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pelabuhan di wilayah Kabupaten Subang, Kamis (18/1/2018) 

    Dalam kunjungannya, Deputi Ridwan didampingi oleh Bupati Subang Imas Aryumningsih, Kepala Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Pelabuhan Patimban Anwar serta jurnalis dari kantor berita NHK Jepang.

    “Kita ingin melihat apakah proses pembebasan lahan masih ada masalah atau tidak, serta persiapan-persiapan yang lain,” kata Ridwan.

    Dia berharap agar investor Jepang dapat menyaksikan kesiapan pemerintah daerah serta masyarakat terhadap rencana pembangunan pelabuhan Patimban. 

    “Secara umum ada dua isu yang menjadi kendala terbesar dalam pembangunan infrastruktur yakni pembebasan tanah dan kesesuaian tata ruang, hal ini semua sudah tidak ada masalah,”ungkap Ridwan.

    Deputi Ridwan berharap agar dibangunnya Pelabuhan Patimban dapat meningkatkan ekonomi nasional,  karena Pelabuhan ini dekat dengan koridor Bekasi - Karawang - Purwakarta yang menggerakkan 60-65% perekonomian. "Saya rasa dengan pembangunan Pelabuhan ini, ekonomi masyarakat akan ikut meningkat,”jelas Ridwan.

    Adapun Kepala Satker Pembangunan Pelabuhan Patimban Anwar mengemukakan, bahwa selain untuk terminal kontainer, rencananya pelabuhan akan digunakan untuk menunjang industri di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). 

    “Dengan dibangunnya Pelabuhan Patimban, maka pengguna jasa dapat memiliki dua opsi outlet untuk mengirimkan hasil produksinya selain Pelabuhan Tanjung Priok,”pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus