Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Citarum Harum Bestari Bakal Jadi Percontohan Pelestarian Sungai di Indonesia

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26901.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan program Citarum Harum Bestari mendapatkan perhatian khusus dari Presiden RI Joko Widodo. Bahkan jika program ini berhasil akan dijadikan  percontohan dalam upaya pelestarian sungai di Indonesia. 

    "Kalau program ini berhasil maka akan dijadikan percontohan bagi program-program sungai bersih di tanah air,"kata Ahmad Heryawan kepada wartawan di gedung Pakuan, Jumat (12/1/2018)

    Gubernur mengatakan rencana launching program Citarum Harum Bestari akan ditetapkan sebelum atau sesudah kick of Piala Presiden melalui rapat terbatas di Bandung.

    Aher sapaan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berharap setelah rapat tersebut ditentukan waktu pelaksanaan launching program tersebut. Selanjutnya, setelah menetapkan waktunya, pada saat yang sama juga akan dilakukan upacara pencanangan program Citarum Harum Bestari.

    "Yang pasti launchingnya akan kita usahakan di tempat yang monumental yaitu Cisanti yang akan dihadiri langsung oleh pak Presiden,"ungkap Gubernur.

    Berkenaan dengan bantuan Taher Foundations  yang memberikan bantuan terhadap pelestarian sungai Citarum sebesar Rp20 miliar. Aher menilai bentuk bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi pelestarian sungai Citarum.

    "Saya kira semua organisasi, pengusaha maupun komunitas masyarakat yang lain sangat bagus ya kemudian dana tersebut digunakan dalam kegiatan Citarum Bestari Harum yang terpadu itu,"ungkap Aher.

    Dia berharap lembaga atau yayasan lain pun memberikan juga bantuan kepada program ini dengan anggaran yang cukup memadai karena program tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar.

    "Seberapa pun perannya terhadap program ini saya harus hitung besar karena pelestarian sungai citarum ini membutuhkan biaya yang cukup tinggi,"pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus