Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kasus Difteri Menurun, Imunisasi Difteri Jalan Terus

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26898.jpg

    BANDUNG-Memasuki awal 2018, belum lagi ada laporan kasus difteri. Meski demikian, Kementerian Kesehatan memastikan kegiatan imunisasi diteruskan.

    "Imunisasi terus dilakukan untuk memastikan kita imun," tegas Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, saat menjadi pembicara dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9), yang digelar di Ruang Serbaguna Roeslan Abdulgani, Kantor Kemenkominfo, Jl Medan Merdeka Barat 9, Jakarta Pusat, Kamis (12/1). 

    ORI, menurut Menkes, merupakan langkah yang ditempuh pemerintah untuk menyergap kuman. “Pada Januari 2016, sudah ada edaran agar setiap daerah menyergap supaya kuman difteri tidak pergi kemana-mana. Saya tiap hari juga mengingatkan tolong atasi difteri ke setiap dinas kesehatan,” katanya.

    Dari press release Bio Farma, terkait ORI, Menkes juga menerangkan, pada Januari 2018, ditargetkan hingga 90 persen capaian. “Sekarang sudah hampir 65,12% kita lakukan imunisasi. Diharap di Januari bisa 90%. Kalau sebagian besar sudah diimunisasi, diharapkan pertahanan dari masyarakat kita sudah kuat,” katanya. 

    Saat ini, dengan 65,12 %, Menkes menegaskan, kasus difteri sudah mulai turun. Tidak diketemukan lagi kasus baru, imnbuhnya. 

    “Dari spesimen yang masuk 70% tidak diketemukan suspect difteri. Hanya 7%. Kalau klinis mencurigasi itu tetap,” katanya. 

    Kegiatan kali ini mengambil  tema "Imunisasi, Difteri, dan Gerakan Antivaksin”, dengan menghadirkan narasumber Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Dirut Bio Farma Juliman, Deputi II Kantor Staf Presiden Yanuar Nugroho, dan Seretaris Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Soedjatmiko. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus