Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Minta Semburan Gas Segera Diatasi

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26887.jpg

    INDRAMAYU- Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah meminta agar semburan gas liar yang keluar di Desa Pagedangan dan Sukaperna Kecamatan Tukdana segera diatasi. 

    Hal tersebut ditegaskan orang nomor satu di Indramayu ketika meninjau langsung semburan gas yang berada di rumah warga,  Kamis (11/01/2018).

    Menurut Anna,  walaupun kandungan gas yang keluar tidak berbahaya namun semua pihak harus tetap waspada terlebih beberapa warga mengaku sempat mengalami pusing-pusing dan gas dengan mudah bisa terbakar. 

    Anna menambahkan, semburan gas yang keluar pada akhir 2017 tersebut harus menjadikan semua pihak harus lebih waspada terhadap datangnya bencana yang setiap saat bisa mengintai kapanpun. 

    "Semburan gas saat ini tengah ditangani oleh Pertamina, untuk itu semua pihak harus bisa menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak luar, " tegas Anna. 

    Camat Tukdana AK Basuni menjelaskan, dibawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) semua pihak telah bertindak untuk mengurangi resiko dari semburan gas tersebut. Salah satunya yakni dengan mendirikan posko di Desa Sukaperna yang memudahkan semua pihak untuk melakukan koordinasi. 

    "Selain mendirikan posko, warga masyarakat juga diberikan pengobatan gratis dan bantuan sembako dari BPBD dan Dinas Ketahanan Pangan, " katanya. 

    Sementara itu Kepala Legal and Relation Pertamina Jatibarang Ery Ridwan mengatakan, semua pihak telah turun untuk melihat semburan gas tersebut. Pihaknya hanya membantu dengan mengerjakan upaya pengurangan semburan gas dengan cara akan mengalirkan ke saluran gas rawa yang dimiliki oleh Pertamina dengan kedalaman antara 100-300 meter.

    "Kita melubangi saluran gas ini dengan harapan gas tersebut bisa ketarik masuk kedalam. Namun jika tidak bisa,  akan dilakukan modifikasi atau dengan menyalurkannya kemudian dilakukan pembakaran dengan membuat flare," tegas Ery. 

    Pada kesempatan itu diberikan bantuan beras dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) untuk Desa Pagedangan sebanyak 252 kilo utk 120 jiwa dan Desa Sukaperna sebanyak 1,3 ton untuk 636 jiwa. 

    Bantuan juga diberikan dari BPBD Indramayu berupa mie instan, saus, kecap, biskuit, air mineral, minyak goreng, kerupuk, masker, tikar, family kits, selimut, handuk, seragam SD, seragam SMP dan SMA, dan juga pakaian laki-laki dan perempuan. (Aa DENI/Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Indramayu)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus