Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    SMKN 2 Cimahi Ciptakan BOTANI

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26369.jpg

    CIMAHI-Indonesia merupakan negara tropis dimana pada musim kemarau temperatur disiang hari dapat mencapai 34 derajat celcius sedangkan untuk budidaya jamur memerlukan temperatur 25-28 derajat celcius dengan kelbaban 80% agar tumbuh dengan baik, sedangkan untuk anggrek memerlukan temperatur 28-30 derajat celcius dengan kelembaban 60%-80% agar tumbuh dengan baik.

    Namun pada umumnya petani jamur dan anggrek konvensional hanya mengandalkan penyiraman setiap periode tertentu untuk mendapatkan temperatur dan kelembaban ideal. Tetapi hal tersebut kurang efektif karena memerlukan tenaga dan waktu ekstra serta kondisi kelembaban dan temperatur yang tidak diperhatikan sehingga penyiraman berlebihan menyebabkan tanaman lebih basah dan mudah terserang hama.

    Melihat permasalahan tersebut, sejumlah siswa/siswi SMK Negeri 2 Kota Cimahi menciptakan Robot Pembantu Petani (Botani) dalam menata temperatur dan kelembaban agar mendekati kondisi ideal terutama untuk budidaya jamur dan anggrek.

    Kusman Subarna, selalu Guru Pembimbing di SMKN 2 Kota Cimahi mengatakan, dengan menggunakan metode pengaturan aliran udara dan pengembunan yang dilakukan secara otomatis berdasarkan kondisi temperatur dan kelembaban aktual lingkungan, akan menghasilkan produksi hasil panen lebih banyak.

    "Alat ini mampu mengatur temperatur dan kelembaban melalui sensor dengan akurasi tinggi, mampu memberikan informasi tentang kondisi suhu serta memiliki kemampuan menyimpan data pada kartu memori internal," ucap Kusman, diacara Cimahi Innovation and Technology Festival 2017, Sabtu (09/12).

    Menurut Kusman, alat ini juga mampu memanfaatkan air hujan yang ditampung secara mandiri yang dilengkapi dengan timer manual yang memungkinkan bekerja dengan basis waktu dalam metoda tertentu saat penyiraman.

    "Dengan alat ini, kita telah mendapat berbagai penghargaan pada ajang International Exhibition for Young Inventors 2017 d Nagoya Jepang dan penghargaan sebagai Leading Inovation dari Inyernational Comunication Center (ITCC) Tiongkok tahun 2017," tuturnya. (Parno)
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus