Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Silatnas Raja dan Sultan Nusantara II Hasilkan 7 Rekomendasi

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/silatnas-raja-sultan2.jpg

    BANDUNG- Silaturahmi Nasional (Silatnas) Raja dan Sultan Nusantara II yang berlangsung di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung tanggal 25-26 Juni 2011 menghasilkan tujuh rekomendasi kesepakatan Raja dan Sultan Nusantara. Ketujuh rekomendasi yang akan disampaikan kepada Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono tersebut, dibacakan oleh Ketua Badan Pekerja (BP) Silatnas YM GRAY Koes Moertiyah Wandasari pada Rapat Pleno dengan agenda Pembacaan Keputusan Silatnas Raja dan Sultan Nusantara II, di Gedung Merdeka, Minggu (26/6).

    Ketujuh rekomendasi tersebut adalah: Pertama, Bhineka Tunggal Ika adalah sasanti yang terdapat dalam lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu selalu dijaga dengan saling menghormati antar suku, budaya dan agama, serta menjaga silaturahmi raja dan sultan se-nusantara secara rutin.

    Kedua, dibentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, termasuk didalamnya adat istiadat dan tradisi yang merupakan jati diri bangsa.

    Ketiga, Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 secara tegas mengamanatkan kebudayaan dalam Pasal 32 yang berbunyi "Pemerintah memajukan Kebudayaan Nasional Indonesia" yang perlu kita laksanakan secara sungguh-sungguh dan konsekuen oleh semua komponen bangsa.

    Keempat, keraton sebagai pusat budaya didorong sebagai pusat ekonomi daerah dengan ditata menjadi objek wisata dan industri kerajinan khas daerah.

    Kelima, Permendagri No 39 Tahun 2007 tentang "Fasilitasi Keraton " belum sepenuhnya dilaksanakan oleh pemerintah daerah, sehingga perlu adanya sanksi atau ditingkatkan menjadi peraturan pemerintah.

    Keenam, partai politik, pegawai negeri sipil, militer dan kepolislan yang diamanatkan bangsa dan negara dalam menjalankan demokrasi dan pemerintahan harus bersungguh sungguh mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia.

    Ketujuh, mengajak semua komponen bangsa dan masyarakat dunia untuk bersama-sama menyelamatkan dunia dari ancaman pemanasan global dengan gerakan menanam 1 miliar pohon dan menjaga lingkungan hidup. (enal)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus