Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25829.jpg

    BANDUNG-Mandiri Syariah tengah mengkampanyekan Program BSM Mengalirkan Berkah yang mengajak seluruh stakeholders termasuk nasabah dan pegawai untuk menciptakan nilai tambah dalam bisnis sehingga dengan nilai tambah tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Area Branch Manager Mandiri Syariah Bandung, Dimas Al-Ichsan mengatakan hingga September 2017 Mandiri Syariah telah mengeluarkan anggaran Program BSM Mengalirkan Berkah sebesar Rp15 miliar disalurkan oleh lebih dari 400 outlet Mandiri Syariah seluruh Indonesia.

    "September 2017 Mandiri Syariah telah mengeluarkan anggaran Program BSM Mengalirkan Berkah sebesar Rp15 miliar,"katanya kepada wartawan di Bandung, belum lama ini. 

    Dimas menjelaskan guna mendorong pemberdayaan berbasis masjid Mandiri Syariah bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra (BSM) Umat mengadakan Workshop Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid.
     
    Pelatihan ini merupakan rangkaian program BSM Mengalirkan Berkah yang menjadi salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) BSM dan LAZ BSM Umat. Mandiri Syariah ingin berperan dalam  menjadikan masjid sebagai sarana Pemberdayaan Masyarakat. 

    Dimas menilai sejauh ini keberadaan masjid di tengah masyarakat memiliki makna strategis untuk meningkatkan spiritual, pendidikan dan sosial ekonomi masyarakat.

    “Sejalan dengan pilar pelaksanaan CSR BSM yaitu spiritualisme, nasionalisme dan kesejahteraan, kami concern pada pengelolaan manajemen masjid yang sudah seharusnya dilakukan secara professional” ungkap Dimas.

    Pelatihan  diikuti 42 peserta perwakilan 42 masjid binaan Kantor Cabang dan Region IV /Jawa 1 BSM di wilayah Jawa Barat. Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan pemahaman  strategi pemberdayaan masjid dan manajemen keuangan masjid. 

    Adapun, Direktur Eksekutif LAZ BSM Umat, Rizqi Okto Priansyah menjelaskan tujuan pelatihan untuk menjadikan setiap masjid yang berada di lingkungan kerja BSM sebagai pusat dari segala kegiatan, sehingga di perlukan peningkatan kapasitas pengurus masjid dalam mengatur aktivitas masjid.

    “Saat ini baru ada 2 masjid dari total 850.000 masjid di Indonesia yang telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001. Sebelumnya kami menyenggarakan pelatihan sejenis di Yogyakarta, Insya Allah setelah Bandung, kami akan melakukan pelatihan sejenis di kota-kota lain” terang Rizqi.

    Rizqi menabahkan melalui pelatihan ini, pihaknya ingin berperan aktif dalam mendukung masjid menuju sertifikasi ISO 9001. 

    "Semoga ke depannya manajemen dan operasional masjid dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat sehingga mampu menjadi masjid yang berdaya guna menuju umat yang lebih sejahtera,"pungkasnya (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus