Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Festival Drama Musikal Remaja Jawa Barat 2017

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25827.jpg

    BANDUNG-Sekitar 25 grup teater dari seluruh kab/ko provinsi Jawa Barat yang tergabung dalam teater sanggar seni atau grup kesenian maupun teater sekolah mengikuti Festival Drama Musikal Remaja ke VI Jawa Barat 2017.

    Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas  Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat  diselenggarakan mulai 13-22 November 2017 di gedung Kesenian Rumentang Siang Bandung.

    Kadisparbud Jabar, Ida Hernida mengatakan tujuan festival ini untuk melestarikan budaya bertutur sebagai bagian dari produk budaya bukan benda juga sebagai ajang tumbuhnya tradisi kreatif-kolektif para remaja. 

    Di samping itu membangun karakter muda khususnya di Jawa Barat. Sejalan dengan nilai-nilai budaya bangsa sebagai wadah berekspresi dan saling mengenal antar remaja. 

    "Adanya kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kerjasama di bidang ekonomi kreatif yang saling menguntungkan di kemudian hari,"kata Ida kepada wartawan di gedung Kesenian Rumentang Siang Bandung, Senin (13/11/2017) 

    Ida menyebutkan kegiatan ini juga bisa memperkenalkan generasi muda terhadap legenda, kisah atau cerita rakyat Jawa Barat melalui festival drama musikal.

    Beberapa persyaratan dalam Festival Drama Musikal Remaja ke VI Jawa Barat 2017 diantaranya seluruh pemain pria/wanita berusia antara 12-18 tahun  kecuali sutradara, penata artistik, penata musik, penata gerak/tari dan penata kostum.

    Ida menjelaskan bahwa drama musikal bukan kabaret ada beberapa persyaratan khusus yaitu syarat teknis (Working Defention) pertunjukan yang meliputi; orisinalitas musik dan lagu (bukan hasil menjiplak), genre dan alat musik bebas, naskah boleh disadur hanya untuk kepentingan syair lagu sepanjang tidak keluar dari tema dan ide cerita. 

    "Begitu pun lama pertunjukannya 45 menit, pemain tidak boleh memakai clip on atau microphone dan tidak diperkenankan lypsinc,"tutur Ida.

    Adapun setiap peserta diwajibkan membawa satu naskah yang telah ditetapkan diantaranya, Prahara di Pasir Batang karya Yusef Muldiana, Somad Juragan Komed karya Hermana AMT dan Putri yang Hilang karya Rosyd E Abby.

    Sementara itu, dalam kegiatan ini akan melibatkan beberapa dewan juri seperti Joko Kurnian sebagai dosen jurusan tetaer bidang artistik ISBI Bandung, Agus safari (praktisi teater, aktivis Forum Film Bandung), Subiyakto (pemgamat seni dan salah satu pendiri DKSB Harry Rusli), Johnmen (prakrisi teater dan paduan suara) dan Sudiyanto (praktisi teater dan audio visual).

    "Untuk kategori penilaianya terdiri dari penata gerak,  artistik, musik, lagu orisinil, artis, aktor, sutradara terbaik, group terbaik peserta favorit dan penata kostum terpuji,"pungkasnya (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus