Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Presiden Akan Namai Pesawat N219 di Hari Pahlawan

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25748.jpg

    BANDUNG-Pesawat N 219 karya anak bangsa hasil kerjasama PTDI dan LAPAN rencananya akan diberikan nama oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pada 10 November bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan. Pesawat N219 telah melakukan tujuh kali uji terbang termasuk uji terbang dari Bandung menuju Jakarta.

    “Hari Jum’at jam 09.00 pagi. Pemberian nama oleh Presiden RI dilakukan di Halim”, kata Arie Wibowo, Direktur Produksi PTDI, Kamis (9/11).

    Tanggal 08 November 2017, pesawat N219 telah melakukan uji terbang ke-7 dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat menuju Lanud Halim Perdanakusuma, DKI Jakarta. Captain Esther Gayatri Saleh, Chief Test Pilot PTDI sebagai Pilot In Command (PIC), Captain Adi Budi Atmoko sebagai First Officer (FO) beserta Ir. Yustinus Kus Wardana dan Adriwiyanto Onward Kaunang sebagai Flight Test Engineer (FTE) sukses menerbangkan pesawat N219 menuju Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

    Budiman, Manager Hukum dan Humas PTDI mengemukakan, perihal nama yang akan diberikan oleh Presiden Joko Widodo, diserahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo.

    “Kami sepenuhnya menyerahkan kepada Bapak Jokowi untuk memberikan nama N219”, imbuh Irlan Budiman.

    PTDI telah sukses melakukan uji terbang perdana pesawat N219 pada tanggal 16 Agustus 2017 lalu, kemudian pesawat N219 kembali melakukan uji terbang pada 23 Agustus 2017, 15 September 2017, 16 September 2017, uji terbang ke-2 sampai dengan uji terbang ke-4, pesawat N219 sudah melakukan handling quality characterictic test untuk mengetahui karakteristik pesawat dan engine performance test untuk mengetahui karakteristik dan performa dari mesin pesawat N219.

    Setelah menjalani serangkaian perbaikan untuk meningkatkan performa, pesawat N219 kembali melakukan uji terbang ke-5 pada tanggal 05 November 2017 dengan melakukan flight control system check untuk mengetahui respon setiap komponen pesawat terhadap setiap data yang dimasukan dalam sistem, demikian Budiman.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus