Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    KSP Rukun Mekar Bagi-Bagi Modal ke Koperasi Lain

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24001.jpg
    Foto: mediaindonesia.com

    MAKASSAR–Jawa Barat patut berbangga, pada acara puncak Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-70 Tahun 2017 yang digelar di Lapangan Karebosi, Jl. Ahmad Yani Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (12/7/2017). Pasalnya empat koperasi skala besar di Jawa Barat meraih penganugerahan Tanda Kehormatan "Satyalancana Wirakarya" dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    Keempat koperasi tersebut yaitu KSP Rukun Mekar Kabupaten Bandung, KPRI Sasakadana Kabupaten Garut Jawa Barat, KUD Sawargi Kecamatan Solokan Jeruk Kabupaten Bandung, dan KPBS Pangalengan Kabupaten Bandung.

    Usai acara, Tim Peliput Humas Jabar berkesempatan untuk berbincang bersama dua dari penerima anugerah, yakni Ketua Umum Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan, Aun Gunawan, dan Pendiri sekaligus Sekretaris Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Rukun Mekar Bojongsoang, Juanda.

    Selain KPBS Pangalengan, koperasi lain yang mendapat anugerah Satyalancana Wirakarya dari Presiden Jokowi tahun ini yaitu Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Rukun Mekar di Kampung Ciganitri, Desa Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Koperasi ini bergerak di bidang simpan pinjam.

    Tujuan dibentuknya KSP Rukun Mekar adalah membentuk pengusaha UKM dan Kecil agar mereka berdaya saing dengan pengusaha daerah lain. Anggotanya sudah mencapai 5.000 orang dengan 97% diantaranya anggota aktif. Mereka berasal dari beberapa kabupaten/kota yang bertetangga dengan Kabupaten Bandung. Terbanyak jumlah anggota dari Kabupaten dan Kota Bandung dengan sifat keangotaan sukarela.

    KSP Rukun Mekar pada 2016 lalu berhasil membukukan hasil usaha hingga Rp 7,8 Miliar dengan omzet mencapai Rp 70 Miliar, sementara total aset yang dimiliki mencapai Rp 67 Miliar.

    “Pinjaman terbesar kepada anggota Rp 300 juta dengan jasa 2 persen menabung. Bisa bersaing dengan bank karena hasil dari simpan pinjam dikembalikan ke anggota 72 persen dari hasil kotor. Modal dari anggota selaku pemilik. Jadi, anggota menyimpan, anggota memakai, hasilnya untuk anggota,” ungkap Juanda, Pendiri/Sekretaris KSP Rukun Mekar.

    “Besaran jadi ditentukan oleh rapat anggota. Semua hal-hal yang dilakukan dari Rukun Mekar itu dari hasil rapat anggota. Pengurus cuma melaksanakan rapat anggota,” tambahnya.

    Koperasi berusia 33 tahun ini telah mendapat banyak penghargaan tingkat nasional. Seperti Koperasi Berprestasi, Koperasi Award di Jambi 2016, dan pendirinya Hadna Setiadi menerima Satyalancana Wirakarya pada puncak Harkopnas ke-70 Tahun 2017.

    “Itu (prestasi) merupakan motivasi untuk pengurus untuk meningkatkan pengabdian. Sebab di koperasi itu pengurus tidak mendapatkan honor atau gaji yang layak. Itu lebih besar diperhatikan, dan dikembalikan kepada anggotanya,” tutur Juanda yang juga putra sulung dari Hadna Setiadi.

    Di KSP Rukun Mekar, pengurus dan anggota mendapatkan persentase. Pengurus mendapat 5% sementara pengelola 10% dari pendapatan kotor. KSP Rukun Mekar beroperasi setiap Senin-Jumat. Khusus Senin pelayanan dilakukan mulai pukul 08.00-20.00 WIB, sementara Selasa-Jumat pelayanan mulai pukul 09.00-17.00 WIB.

    Keunggulan dari koperasi KSP Rukun Mekar, kata Juanda, yaitu memberikan penguatan modal kepada koperasi lain. Sistemnya yaitu pengurus koperasi lain bisa menjadi anggota Rukun Mekar kemudian mereka mengajukan pinjaman kepada Rukun Mekar kemudian akan digulirkan kepada anggotanya. Pinjam meminjam antar sesama koperasi ini akan lebih menguntungkan dibanding melakukan pinjaman ke bank. Karena tujuan dari koperasi adalah memberikan keuntungan sebesar-besarnya kepada pemilik yaitu anggota.

    Untuk memaksimalkan keuntungan anggota, KSP Rukun Mekar juga berencana membangun gedung serba guna. Gedung ini akan digunakan untuk usaha sewa seperti acara resepsi pernikahan, rapat, atau pertemuan. KSP Rukun Mekar akan memberlakukan harga murah untuk sewanya.

    “Di KSP Rukun Mekar juga ada beberapa pos yang diperuntukkan untuk dana pembangunan daerah kerja. Dana sosial itu bermanfaat untuk masyarakat. Seperti dana sosial itu tidak bersifat fisik contohnya pendidikan umum, pendidikan keagamaan, pengajian. Mereka (masyarakat) mengajukan proposal, kemudian kita berikan. Pembangunan di daerah kerja bersifat nyata, contohnya perbaikan jalan, dan gorong-gorong,” pungkas Juanda.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus