Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PT Jabar Energi Tambah Jaringan Gas Kota Depok

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita

    BANDUNG—PT Jabar Energi bersiap menggarap proyek jaringan gas baru kota Depok untuk 4000 jaringan rumah tangga baru.

    Direktur PT Jabar Energi, Mungki Rahadian, mengatakan, anak perusahaan BUMD PT Jasa Sarana milik Pemprov Jabar tersebut memastikan proyek ini merupakan tindak lanjut dari pengelolaan jaringan gas [jargas] kota yang sudah digarap sejak 2010. “Dalam waktu dekat kami berencana menambah jaringan gas Kota Depok sebanyak 4000 rumah tangga baru,” katanya di Bandung, Senin (19/6).

    Menurutnya, selain menambah jaringan gas baru, pihaknya juga tengah memproses pengembangan jaringan gas kota Depok untuk wilayah Margonda Raya. Rahadian memastikan proyek ini akan berjalan mulus, karena itu pihaknya meminta dukungan dari Pemprov Jabar dan Kota Depok serta Kementerian ESDM. “Agar pengelolaan jargas Kota Depok tetap terus dipercayakan ke PT Jabar Energi,” tuturnya.

    Rahadian yang baru menjabat direktur sejak April 2017 ini mengaku pihaknya memiliki visi yang mengemban amanah dari Jasa Sarana, yaitu menjadi perusahaan infrastuktur energi terpadu dan terkemuka yang berkomitmen terhadap pemenuhan energi di Jawa barat.

     “Visi ini membawa konsekuensi logis bahwa PT JE harus mampu memberikan pelayanan terhadap masyarakat Jawa Barat dalam bidang energi dengan melakukan pengembangan usahanya menjadi sebuah perusahaan jasa yang bergerak dibidang perekayasaan, perdagangan, dan konstruksi pada usaha-usaha hilir migas,” paparnya.

    Dia juga memastikan untuk bisa merealisasikan visi tersebut, pihaknya telah melakukan berbagai langkah-langkah strategis yang salah satunya adalah melakukan efisiensi biaya operasional perusahaan. “Efisiensi ini harus dilakukan agar perusahaan dapat secara leluasa melakukan perluasan usahanya dan memberikan ruang bagi terciptanya system keuangan yang lebih accountable,” ujarnya.

    Langkah tersebut kemudian diikuti dengan bekerjasama dengan Bank BNI untuk melakukan take over pembiayaan PT JE. Bank BNI telah menyetujui proposal pembiayaan  dengan mengambil alih pembiayaan sebelumnya dan memberikan fasilitas top up pembiayaan.

    Rahadian memaparkan fasilitas top up ini akan digunakan untuk investasi pemberian Head Truck sebagai bagian dari pengembangan usaha menambah armada pengangkut Gas Elpiji Subsidi pada lini bisnis SPPBE yang telah eksis sejak tahun 2015.

    “Kami yakin kerjasama pembiayaan ini akan dapat menjadi salah satu pintu bagi peningkatan keuntungan bagi perusahaan,” jelasnya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus