Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Taman Budaya Jabar Gelar Ragam Seni Topeng Losari

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_22564.jpg

    BANDUNG-Taman Budaya Jawa Barat kembali menggelar ragam seni yang kali ini mementaskan Topeng Losari dari Sanggar Seni Tari Topeng Purwa Kencana Cirebon pimpinan Nani Dewi Sawitri.

    Tari topeng yang dibawakan Nur Anani M Irman ini mempunyai sejarah yang sangat panjang. Tari ini di ciptakan oleh Panembahan Losari atau Pangeran Losari atau Pangeran Angkawijaya sekitar 400 tahun yang lalu. Pada awalnya tarian ini diciptakan untuk menyebarkan agama Islam.

    Nani mengatakan, dalam penyajiannya Topeng Losari mengedepankan penokohan dari cerita Panji, berbeda dengan tari topeng dari wilayah Cirebon lainnya yang lebih mengedepankan watak perkembangan sifat manusia yang menjurus ke nilai filosofis. 

    "Topeng losari tariannya lebih menggambarkan tentang penokohan dan lebih ke penjiwaan bukan tentang filosofis," katanya kepada wartawan di Bandung, Rabu (18/4/2017).

    Ada yang unik dalam pementasan kali ini, Nani sebagai dalang Topeng Losari menari selalu dengan mata tertutup dan tidak pernah memperdulikan penonton apakah jumlahnya banyak atau sedikit karena bagi Tari Topeng Losari menari lebih kepada berdoa untuk Tuhan, Tubuh, dan Bumi.

    "Perlu diketahui bahwa di pakem Tari Topeng Losari kotak topeng dan Nayaga dijadikan sebagai pusat atau patokan energi, sebab dalang Topeng Losari dari generasi ke generasi percaya sekali bahwa di antara gamelan ada sembilan Wali," paparnya.

    Dalang-dalang Topeng di Cirebon percaya bahwa Tari Topeng berasal dari Wali, salah satunya Sunan Kalijaga, tetapi kemudian di Topeng Losari disempurnakan oleh Raden Angka Wijaya atau Pangeran Losari.

    "Oleh sebab Itu, di Topeng Losari, Dalang Topeng atau penari selalu atau lebih banyak menghadap ke arah Kotak Topeng dan Nayaga ketika menari," pungkasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus