Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tantangan Pengendalian Inflasi 2017 Perlu Diwaspadai

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21933.jpg

    BANDUNG-Ketua Dewan Pengarah Forum Koordinasi Pengendalian Inflasi (FKPI) Provinsi Jawa Barat, Ahmad Heryawan menyatakan, bahwa tantangan pengendalian inflasi tahun 2017 ini perlu diwaspadai.

    “Kita perlu waspada mengingat sumber tekanan inflasi yang berasal dari kelompok administered prices seiring implementasi kebijakan terkait struktur energi serta dari kelompok volatile foods akibat fluktuasi produksi yang memicu gejolak harga,” ucapnya.

    Menurut Heryawan, dari sisi hulu, produktivitas pertanian masih perlu ditingkatkan dengan menitikberatkan pada perbaikan saluran irigasi,sementara dari sisi hilir, penyelenggaraan Operasi Pasar perlu diarahkan untuk mengendalikan ekspektasi konsumen.

    “OP perlu dilakukan untuk memberikan sinyal harga yang terjangkau kepada masyarakat ekonomi lemah,” ucap Heryawan,  dalam sambutannya diacara High Level Meeting FKPI Provinsi Jawa Barat dan TPID Daerah (TPID) se-Jawa Barat, di Aula Barat, Gedung Sate, Selasa (14/03).

    Dalam arahannya, terkait pengendalian inflasi 2017,  Gubernur menyatakan perlunya langkah yang harus dilakukan, diantaranya  Peningkatan sinergi  antara pemangku kebijakan, yaitu tataran Provinsi Jabar dengan Bank Indonesia serta SKPD di 27 Kabupaten/Kota se-Jabar dalam rangka mengantisipasi risiko inflasi dari kelompok volatile foods;

    “Perlunya Penyusunan kebijakan penyesuaian batas atas tarif angkutan umum sebagai langkah antisipatif kebijakan kenaikan harga BBM serta Memperlancar dan menjaga keamanan jalur distribusi barang kebutuhan pokok (termasuk LPG) dan memonitor rantai pasok untuk mempersempit ruang gerak spekulan,” ucapnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus