Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tiga Daerah di Jabar Siap Laksanakan Pilkada Serentak 2017

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21342.jpg

    BANDUNG–Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar memastikan semua permasalahan yang terjadi di lapangan jelang Pilkada Serentak tiga daerah di Jabar ini sudah mendapatkan solusinya.

    Masalah yang mengemuka, kata Deddy, diantaranya seperti di Kabupaten Bekasi. “Di Kabupaten ini terdapat sebanyak 45.165 warga yang memiliki hak pilih, namun belum mengantongi e-KTP,” katanya pada pertemuan antara Komite I DPD RI dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2017 di Jabar di Ruang Sanggabuana, Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa, (14/02/2017).

    Namun pemerintah setempat, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), telah mengeluarkan surat keterangan (suket) yang telah disampaikan ke KPU setempat.

    "Orang-orang yang belum punya e-KTP, sudah teratasi dengan membuat surat keterangan (suket). Kalau kecurangan-kecurangan itu kewenangan Bawaslu, harus juga diklarifikasi kecurangan seperti apa, juga kalau keamanan kewenangannya ada di kepolisian," katanya.

    Anggota DPD RI Eni Sumarni mengatakan, jelang pilkada bupati/ walikota tahun 2017 di Jawa Barat, besok, Rabu (15/02/2017), tidak ditemukan kendala yang berarti. Apalagi saat ini hanya ada tiga kabupaten/ kota, terdiri dari dua kota, dan satu kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada yakni, Kabupaten Bekasi, Kota Cimahi, dan Kota Tasikmalaya.

    Dengan rincian, Kabupaten Bekasi, terdiri dari 3.958 TPS, 1.974.831 pemilih, 49.088 pemilih pemula, 2.235 pemilih difabel. Kota Cimahi 980 TPS, 375.722 pemilih, 11.663 pemilih pemula, 894 pemilih difabel, dan Kota Tasikmalaya: 1.120 TPS, 474.061 pemilih, 15.972 pemilih pemula, 783 pemilih difabel.

    "Intinya dari keseluruhan yang tadi kita bicarakan tentang Daftar Pemilih Tetap (DPT). Alhamdulillah teratasi, seperti tadi di Kota Cimahi ada namanya Posko Disdukcapil," katanya.

    "Jadi 2017 ini adalah tonggak, yang juga nantinya menjadi bahan evaluasi baik dari sisi regulasi maupun mekanisme pelaksanaan, untuk setiap tahapan Pilkada Serentak ini, untuk nanti menjadi contoh di Pilkada selanjutnya, sampai ke hajat besar di tingkat Pemilihan Presiden," tambah Eni.

    Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Barat Abas Basari mengatakan, dari 45.165 warga yang belum memiliki e-KTP tersebut, 20.027 diantaranya belum merekam e-KTP, sementara sisanya sudah merekam e-KTP namun belum selesai pembuatannya.

    Sementara di Kota Cimahi, juga masih terdapat 2.020 warga yang belum memiliki e-KTP. Sebagai solusi, Disdukcapil setempat membuka posko pelayanan bagi warga yang belum memiliki surat keterangan (suket).

    "Adapun di Kota Tasikmalaya, hanya ada 700-an orang yang belum memiliki e-KTP, namun kendala tersebut sudah 'clear'," katanya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus