Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemkab Bandung Estimasikan Dampak Tol Soroja

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita

    KAB. BANDUNG-Persiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terkait pengoperasian tol Soroja, tengah dalam proses estimasi untuk pembukaan pada April mendatang. Estimasi dampak Tol Soroja, tentunya akan mempengaruhi berbagai sektor, khususnya akses transportasi. Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Ir. H. Sofian Nataprawira, MP di ruang kerjanya, Selasa (31/1).

    “Estimasi dampak tol Soroja akan mempengaruhi akses transportasi, khususnya wilayah selatan. Jalur transportasi yang semula dua jalur, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), akan dibuat satu jalur dengan membuat jalan baru, apalagi jalur wisata” ucap Sofian.

    Sebagai solusi kemacetan, akses tol Soroja ini menurut Sofian akan menghemat waktu perjalanan lebih cepat dan efisien. Berbagai hal harus diperhitungkan kata Dia. Mulai dari bidang perencanaan tata ruang wilayah, perhubungan, perekonomian, pariwisata, perizinan, infrastruktur dan dari segi sosial masyarakat.

    Dari segi perencanaan pembangunan, Sofian menjelaskan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang akan difokuskan saat ini, mengarah pada tata ruang wilayah Kecamatan Soreang, Kutawaringin, Katapang dan Margaasih.

    “RTDR ini akan fokus mengelola 4 Kecamatan yakni Sorang, Kutawaringin, Katapangan dan Margaasih. Untuk penataan kawasan siap bangun (Kasiba) Jatisari di Kutawaringin diperkirakan bisa menampung sekitar 6000 unit rumah,” imbuhnya.

    Selain itu kata Dia, akan ada juga penataan di pertigaan jalan Warung Lobak, pengelolaan spot untuk transit di seputaran Masjid Al-Fathu, adanya pasar agro, pengembangan pusat informasi pariwisata dan pemilahan bangunan berizin.

    Untuk ke depannya, lanjut Sofian sudah bisa dipastikan, volume kendaraan yang akan masuk ke Kabupaten Bandung, melalui jalur tol Soroja akan meningkat. Ia berharap,  jalan tol Soroja ini harus bisa bermanfaat bagi masyarakat.

    “Penggunaan tol Soroja ini akan melibatkan masyarakat dalam beberapa aktivitas. Salah satunya pembangunan pasar agro. Dimana menurutnya para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) akan menjadi produsen dari produk-produk unggulan khas Kabupaten Bandung.

    “Saya harap dampak positif akan terasa juga manfaatnya di bidang perdagangan. Dari sektor peningkatan ekonomi masyarakat, produk unggulan UKM harus bisa dijual pada wisatawan,” ucapnya.

    Sofian juga menegaskan, untuk lalu lintas tranportasi jalur tol dan sekitarnya akan diatur lebih ketat. Masyarakat diminta agar dapat bekerja sama sebagai pengguna jalan yang baik.

    “Patuhilah rambu-rambu lalu lintas jalan. Semoga harapan kita aktifnya jalan Tol Soroja bisa sesuai pada waktu yang telah ditentukan.

    Dia menambahkan bahwa pada hari ini, agenda rapat internal yang dilakukan, meliputi proses pengklasifikasian permasalahan yang akan terjadi sebagai dampak dari terbangunnya Tol Soroja.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus