Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    USAID PRIORITAS Latih 192 Guru

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21009.jpg

    KUNINGAN–Selama ini, banyak kegiatan proses belajar mengajar di kelas monoton, satu arah dalam pembelajaran. Sehingga siswa menjadi bosan dalam belajar. Hal ini menjadi perhatian serius kalangan pendidik dan praktisi pendidikan dalam memperbaiki mutu kualitas dalam pembelajaran di kelas sehingga berdampak pada naiknya prestasi siswa.

    Salah satu program meningkatkan mutu kualitas pembelajaran adalah melalui replikasi pelatihan pembelajaran modul 1 Pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan untuk guru-guru Sekolah Dasar (SD). Pelatihan tersebut diperuntukkan bagi guru-guru yang ada di Kabupaten Kuningan lewat program USAID PRIORITAS yang bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) se-wilayah Kecamatan Cilimus.

    Herlan Firdaus, S.Pd salah satu ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 2 Kecamatan CIlimus yang telah melaksanakan diseminasi modul 2 mengaku terbantu dengan pelatihan yang diselenggarakan USAID PRIORITAS, “Sebagai sekolah non mitra USAID PRIORITAS, kami serius ingin meningkatkan mutu pembelajaran di gugus 2, 3 dan 4 Kecamatan Cilimus, guru-guru disini patut diacungi jempol atas semangat untuk meningkatkan mutu pembelajaran, melalui kelompok kerja guru kami berharap guru aktif sehingga dapat meningkatkan prestasi akademik siswa”, jelas Herlan, panggilan akrabnya, ketika ditemui di sela-sela  pembukaan pelatihan modul 2 Pakem, Rabu (25/01/2017).

    Kegiatan pelatihan modul 2 pakem yang dilaksanakan selama tiga hari selasa-kamis, diikuti 192 orang guru, mulai dari guru kelas awal sampai kelas tinggi.

    ”Total peserta yang telibat se kecamatan Cilimus sebanyak 192 orang guru dari tiga gugus, yaitu gugus 2, 3 dan 4, sedangkan guru-guru dari gugus 1 sudah menjadi mitra USAID PRIORITAS” ujar Herlan.

    “Pelatihan model USAID PRIORITAS ini membuat banyak guru menjadi terbuka pola pikirnya, yang tadinya hanya mengandalkan Lembar Kerja Siswa (LKS) dari penerbit, tetapi setelah dilatih, guru mampu membuat LKS sendiri untuk siswa, walaupun sederhana. Selain itu juga diajarkan untuk memahami gender dalam melayani perbedaan individu peserta didik, sehingga tidak akan lagi terjadi ketidakadilan gender” ujar Dra. Susi Susilawati, M.Pd, Kepala UPTD Kecamatan Cilimus dalam sambatunnya.

    Di tempat yang sama, Entris Lekstriandini, S.Pd, salah seorang peserta mengaku  “guru-guru wajib meningkatkan kompetensi dirinya, salah satunya dengan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan USAID PRIORITAS ini, kegiatan pelatihan maupun diklat, merupakan bagian dari pengembangan keprofesian berkelanjutan atau program PKB bagi para guru” ujar Entris, di sela-sela kegiatan. [ASB]

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus