Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Harga BBM Turun, Tarif Angkutan Umum Belum Ikut Turun

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15582.jpg

    BANDUNG-Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turun mulai tanggal 5 Januari 2016. Harga premium  untuk wilayah Jawa, Madura dan Bali yang tadinya Rp 7.400 per liter menjadi Rp 7.050. Sedangkan harga solar dari Rp 6.700 menjadi Rp 5.650 per liter. Namun, penurunan harga BBM tersebut, ternyata belum diikuti turunnya tarif angkutan umum baik angkutan kota (angkot) di Kota Bandung dan Kota Cimahi maupun angkutan umum Antar Kota Dalam Provinsi.

    Berdasarkan hasil wawancara jabarprov.go.id, kepada sejumlah sopir angkot di Kota Bandung dan Cimahi, mereka masih enggan menurunkan tariff angkot karena penurunan harga BBM, tidak signifikan.

    “Saya belum bisa menurunkan angkos karena penurunan harga BBMnya sedikit,” kata Warso sopir angkot jurusan Melong Asih-Elang, Kota Bandung kepada jabarprov.go.id, Rabu (6/1).

    Angkot jurusan Melong Asih-Elang tarifnya masih Rp 3.000 untuk jarak jauh dan Rp 2.000 untuk jarak dekat, sebagaimana hari-hari sebelum penurunan harga BBM yang mulai diberlakukan oleh pemerintah mulai Selasa (5/1).

    Hal senada juga diungkapkan, Wawan , sopir angkota jurusan Margaasih-Cimindi, Kota Cimahi kepada jabarprov.go.id, Selasa (5/1). Di samping penurunannya tidak signifikan, kata Wawan, para sopir juga belum mendapatkan petunjuk dari Organda setempat.

    “Ya, bagaimana Organda saja. Kalau memang tarifnya harus turun, kita ikut saja,” katanya.

    Selain tariff angkota dalam kota yang belum ikut turun menyusul turunnya harga BBM, tariff angkutan umum antar kota dalam provinsi juga belum turun. Misalnya saja, tariff bus antar kota jurusan Cikarang-Bandung AC via tol Cipularang, tarifnya masih Rp 52.000.

    “Di perusahaan kami belum ada kebijakan untuk menurunkan tariff. Kalau kami sih ikut manajemen saja,” kata Herman, salah seorang sopir bus jurusan Cikarang-Bandung AC di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung kepada jabarprov.go.id.

    Bus Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi lainnya pun sama, hingga Rabu (6/1)  belum menurunkan tariff angkutannya.(enal)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus