Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bambang Heru Tjahyono:Situs Pemerintah Wajib Memakai Domain id

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_15092.JPG
    Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Bambang Heru Tjahyono

    TANGERANG-Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Bambang Heru Tjahyono dalam sambutannya pada acara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis domain instansi penyelenggara  pemerintah di Tangerang, Selasa (1/12) menyampaikan, bahwa website pemerintah wajib memakai domain .id atau .go.id, Selain itu, situs pemerintah juga wajib di hosting di dalam negeri, hal ini menyangkut kedaulatan dan keamanan.

    Untuk itu, pengelolaan domain .id dan .go.id sekarang dikelola langsung oleh Direktorat e-Government Kementerian Komunikasi dan Informatika  yang tadinya dikelola oleh Pengelola Nama Domain Indonesia atau yang lebih dikenal dengan PANDI, jelas Heru.

    Sekarang Intitusi pemerintah dapat mendaftarkan nama domainnya secara langsung melalui website layanan domain.go.id, dan dapat selesai dalam waktu 4 hari kerja dan harganya pun murah hanya Rp. 50.000 per tahun.

    Selain website, email juga menjadi perhatian serius pemerintah, karena dengan meningkatnya penggunaan gadget, pengiriman data melalui email semakin meningkat, khususnya di kalangan pegawai pemerintah. Data-data sensitif pemerintahan yang dikirim mealalui layanan email luar negeri dikhawatirkan dapat disalahgunakan oleh penyedia layanan tersebut, ujarnya.

    Menurut data Kementerian Kominfo, saat ini masih banyak instansi pemerintah yang menggunakan layanan email dari luar negeri seperti gmail dan yahoo. Untuk itu  Kementerian Kominfo memfasilitasi Instansi Pemerintah yang belum mempunyai mail server sendiri dengan menyediakan layanan PNS mail, tambahnya.

    Harapannya kedepan internet Indonesia dapat dikelola sepenuhnya di dalam negeri seperti di Cina, dan hal ini dimulai dengan institusi pemerintah  diwajibkan sepenuhnya dikelola di dalam negeri, mulai dari nama domain, hosting/data center, dns dan email, pungkas Bambang.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus