Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dies Ke-58 Unpad Gelar “OOTRAD KEUR URANG”

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_13969.jpg

    BANDUNG- Dalam rangka Dies Natalis yang ke-58, Universitas Padjadjaran (Unpad) akan kembali menggelar Olimpiade Olah Raga Tradisional (OOTrad) dengan tema “OOTrad Keur Urang”, pada Minggu, 13  September 2015 mulai pukul  06.00-22.00 WIB.

    Berbeda dari OOTrad terdahulu yang biasanya berlokasi di Kampus Unpad Bandung, OOTrad kali ini akan diselenggarakan di kampus Unpad Jatinangor. Dan pada gelaran OOTrad tahun ke-8 ini, disamping kontingen civitas akademika, Unpad juga akan melibatkan kontingen lainnya yang berasal dari unsur Mitra Unpad dan masyarakat umum dari kota dan kabupaten di Jawa Barat, khususnya warga kecamatan Jatinangor.  

    Menurut Kepala UPT Humas Unpad ,Soni  A. Nulhaqim, kegiatan OOTrad kali ini akan diawali dengan Pawai Alegoris Padjadjaran berupa aleut-aleutan kontingen dengan perpaduan keindahan seni tari, senam, disiplin serta keindahan kostum bertema cerita tradisional/ ciri khas daerah kontingennya.

    “Akan ada Open Race Egrang dengan kategori 50m, 100m, 200m, 400m, dan 1500m serta Sapta Lomba yang terdiri dari perlombaan Egrang, Ngagandong Boboko, Balap Karung, Manggul Beas, Nanggung Suluh, Nyuhun Jukut, dan Eyong,” ucapnya.

    Pada waktu yang bersamaan, diselenggarakan pula Eksebisi Kaulinan Tradisional yang menampilkan beragam permainan tradisional, yakni: perepet jengkol, pencak silat, panahan, sorodotgaplok,  sumpit, boiboian, damdas, nabuh lisung, galah asin, gasing, gatrik, laying-layang hias, dan demprak.

    Soni mengatakan, sebagai puncak kegiatan OOTrad, digelar acara Haleuang Kuliner Sunda yang akan diramaikan oleh para Juru Kawih lagu-lagu Sunda, antara lain: Bungsu Bandung, Rika Rafika, Masyuning, Novi Aksmiranti, Sony R. Windyagiri, Jafunisun, Sundanis Hip Hop.

    “Yang menarik pada pagelaran ini, pada setiap lagu, para juru kawih akan menyajikan makanan khas daerah Jawa Barat sesuai dengan lagu yang ia bawakan. Makanan tersebut akan disajikan secara gratis kepada para penonton,” katanya. (Parno)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus