Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bio Farma MoU dengan BPKP Jabar

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11936.jpg

    BANDUNG- PT Bio Farma (Persero) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat (BPKP) Jabar,  menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan di Gedung Administrasi II Bio Farma Bandung. 

    MoU kedua setelah tahun 2012 ini merupakan kesepakatan pemberian bantuan dari BPKP Jawa Barat kepada Bio Farma, berupa Good Corporate Governance (GCG), Manajemen Risiko, Key Performance Indicator, penerapan Fraud Control Plan, Sistem Informasi Keuangan, Pengelolaan Aset, Pengadaan barang dan jasa, evaluasi dan pembangunan sistem pengendalian intern dan proses bisnis serta pendidikan dan pelatihan di bidang pengendalian intern terbaru.

     Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Direktur Utama Bio Farma Iskandar dengan Kepala  BPKP Jawa Barat Hamonangan Simarmata, dan disaksikan oleh KomisarisUtama PT Bio Farma Ahmad M Ramli  dan Deputi Bidang Akuntan Negara Gatot Darmasto, serta jajaran pejabat struktural dan fungsional dari kedua belah pihak ini, bertujuan untuk melakukan kerjasama Pengembangan, Penerapan dan Penguatan Tata Kelola Perusahaan yang Baik di PT Bio Farma (Persero).

    Kepala Divisi Compliance & Risk Management (CRM) Bambang Heriyanto mengatakan, MoU ini bertujuan untuk melakukan kerjasama Pengembangan, Penerapan dan Penguatan Tata Kelola Perusahaan yang Baik di PT Bio Farma (Persero).

    “Selain kerjasama tersebut, dalam MoU ini akan disepakati adanya pendampingan dari pihak BPKP Jabar, dalam bentuk pelaksanaan audit, evaluasi dan pemberian pendapat profesional”, ungkap Bambang

    Kepala BPKP Jabar Hamonangan Simarmatamengatakan pihaknya akan membantu Bio Farma dalam mempersiapkan assessment GCG tahun 2015 dan melakukan kajian terhadap pengadaan barang dan jasa, serta memastikan Satuan Pengawas Intern Bio Farma (SPI) dalam melakukan fungsinya sebagai pengawas, juga melakukan pendampingan atas segala kegiatan dan keputusan yang Bio Farma jalankan.

     “Kami berharap SPI di Bio Farma tidak lagi  melaporkan hal – hal yang sudah terjadi, tetapi melakukan pendampingan pada setiap kebijakan – kebijkan yang Bio Farma jalankan”, ujar Hamonangan.

    Dalam sambutan Direktur Utama Bio Farma, Iskandar, mengatakan saat ini Bio Farma sudah bertransformasi  menjadi perusahaan dengan visi kelas dunia. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut, Bio Farma melakukan kerjasama dalam bentuk bantuan dari BPKP, untuk melakukan pengawalan dan pendampingan terhadap internal control Bio Farma.

    “Kami berharap dengan adanya kerjasama dengan BPKP, dapat membantu Bio Farma untuk mencapai visi, menjadi perusahaan life science kelas dunia, untuk itu kami persilahkan melakukan pengawalan terhadap internal control kami, agar dapat mengawal Bio Farma dalam mencapai tujuannya”, Ujar Iskandar.jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus