Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tahun 2015, 85% Kondisi Jalan Mantap

    http://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_11403.jpg

    KAB BANDUNG- Sampai akhir tahun 2015, Pemkab Bandung mentargetkan penyediaan jalan dengan kondisi mantap sebesar 85%. Dengan kondisi seperti itu, diharapkan arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Bandung semakin lancar dan mampu menunjang peningkatan ekonomi masyarakat.

    Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH., M.IP mengungkapkan hal itu saat membuka Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) Kabupaten Bandung di Gedung Moch. Toha-Soreang, Selasa (10/3). Turut hadir Kepala Badan Koordinasi Pembangunan Wilayah Priangan, Ir. H. Koesmayadi, TP, Ketua DPRD Kab. Bandung Ir. H. Anang Susanto, Wakil Bupati Bandung H. Deden R. Rumaji, M.Ap, Sekretaris Daerah Kab. Bandung Ir. H. Sofian Nataprawira, MP, unsur Muspida, para camat, pengurus LSM serta sejumlah undangan lainnya.

    Diakui oleh H. Dadang M. Naser, penyediaan infrastruktur jalan masih menjadi fokus pembangunan di Kabupaten Bandung tahun 2016 mendatang. “Selain 11 sektor lainnya, kami masih tetap fokus terhadap peningkatan infrastruktur jalan”, kata H. Dadang M. Naser.

    Data menunjukan, panjang jalan milik Kabupaten Bandung yang telah diperbaiki dengan sistem betonisasi sampai akhir tahun 2014 sepanjang  128,323 kilometer. Sementara total jalan yang dimiliki daerah dengan jumlah penduduk 3,4 juta jiwa ini sepanjang  1.155,34 kilometer.

    Untuk tahun 2015, Pemkab Bandung telah mentargetkan perbaikan jalan sepanjang  100 kilometer dengan dana APBD tahun 2015 senilai Rp 270 milyar. Selain jalan akan diperbaiki pula sejumlah jembatan, drainase dan penerangan jalan umum (PJU) dengan dana sebesar RP. 72 milyar.

    Revitalisasi pasar tradisional dan penanganan lingkungan hidup diakui oleh H. Dadang M. Naser masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Terutama untuk merevitalisasi pasar tradisional, menurutnya memerlukan kehadiran investor. Karena dana yang dibutuhkan untuk merevitalisasi pasar lebih dari Rp 50 milyar untuk masing-masing pasar. “Jika bersumber dari APBD memang cukup berat”, tambahnya pula.

    Ketua DPRD Kabupaten Bandung Ir. H. Anang Susanto pada kesempatan yang sama memberikan apresiasi positif terhadap kinerja Pemkab Bandung dalam melaksanakan pembangunan dalam seluruh aspek kehidupan. Ia mengungkapkan, IPM Kabupaten Bandung tahun 2014 yang mencapai 75,69 merupakan prestasi yang luar biasa. Angka tersebut merupakan angka tertinggi di Jawa Barat untuk kategori pemerintah kabupaten.

    Keterlibatan masyarakat dalam musrenbang mulai dari tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten menurut penilaian Ketua Penyelenggara Musrenbang Kabupaten Bandung, Ir. H. Sofian Nataprawira, MP semakin baik. “Usulan yang disampaikan masyarakat sekarang in lebih proporsional sesuai dengan kondisi yang ada”, ucap H. Sofian Nataprawira.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus